Harga Token Listrik 18-24 Mei 2026, Beli Rp 50.000 Dapat Berapa kWh?

Harga Token Listrik 18-24 Mei 2026, Beli Rp 50.000 Dapat Berapa kWh?

Harga token listrik pekan ini, pada 18-24 Mei 2026, resmi ditetapkan. Cek tarif listrik PLN dan hitung kWh yang didapat dari beli token Rp 50.000.

(Kompas.com) 18/05/26 16:08 223871

KOMPAS.com – Harga token listrik pekan ini, pada 18-24 Mei 2026, telah ditetapkan secara resmi. Informasi ini penting diketahui pelanggan prabayar PLN, dikarenakan mereka harus membeli token agar aliran listrik tetap menyala.

Tidak seperti pulsa telepon biasa yang dihitung berdasarkan nominal rupiah, token listrik akan dikonversi ke satuan energi listrik berupa kilowatt hour (kWh). Jumlah kWh yang diperoleh dari nominal pembelian token listrik tidak sama bagi setiap pelanggan.

Besaran kWh yang diperoleh dipengaruhi sejumlah faktor seperti tarif dasar listrik sesuai daya terpasang hingga pajak penerangan jalan (PPJ) sebesar 3–10 persen sesuai daerah masing-masing.

Lantas, berapa harga token listrik pada 18-24 Mei 2026 dan bagaimana perhitungan jumlah kWh yang diperoleh?

Harga token listrik 18-24 Mei 2026

Harga token listrik pada 18-24 Mei 2026, masih mengacu pada tarif listrik yang berlaku di Triwulan II-2026, di mana tak ada perubahan harga termasuk bagi pelanggan nonsubsidi.

Seperti diketahui, tarif listrik nonsubsidi dilakukan penyesuaian setiap tiga bulan sekali dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti nilai tukar rupiah, inflasi, Indonesian Crude Price (ICP), serta Harga Batubara Acuan (HBA).

Meskipun seharusnya ada penyesuaian, pemerintah memutuskan tarif listrik nonsubsidi tetap. Artinya, harga token listrik Mei 2026 masih sama seperti periode sebelumnya.

"Pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode Triwulan II tahun 2026 tetap. Penetapan ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat," ujar Tri dalam keterangan resmi, Senin (16/3/2026).

Lantas, berapa tarif listrik Mei 2026 untuk semua golongan daya?

KOMPAS.com/MELA ARNANI Ilustrasi tarif listrik Mei 2026, tarif listrik 18-24 Mei 2026. Tarif listrik per kWh. Harga token listrik. Tarif listrik 2026.

Tarif listrik Mei 2026

Mengacu laman resmi PLN, daftar tarif dasar listrik (TDL) per kWh untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi prabayar pada 18-24 Mei 2026 sebagai berikut:

  • 900 VA (R-1/TR): Rp 1.352 per kWh
  • 1.300 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
  • 2.200 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
  • 3.500–5.500 VA (R-2/TR): Rp 1.699,53 per kWh
  • 6.600 VA ke atas (R-3/TR): Rp 1.699,53 per kWh

Dengan mengetahui tarif tersebut, pelanggan bisa memperkirakan berapa kWh yang akan diperoleh dari pembelian token listrik.

Pelanggan bisa menghitung kWh yang diperoleh dari setiap pembelian pulsa listrik dengan cara berikut ini.

Cara hitung kWh token listrik

Rumus menghitung jumlah kWh yang didapat pelanggan prabayar dari pembelian token listrik yaitu: (Harga token – PPJ) ÷ tarif dasar listrik.

Berikut simulasi perhitungan pelanggan rumah tangga nonsubsidi di Jakarta dengan daya 1.300 VA membeli token Rp 50.000.

  • Nominal token yang dibeli: Rp 50.000
  • PPJ 3%: Rp 1.500 (3% x Rp 50.000)
  • Sisa setelah dipotong PPJ: Rp 48.500
  • Tarif dasar listrik: Rp 1.444,70 per kWh

Jumlah kWh yang diperoleh pelanggan: (Rp 50.000 – Rp 1.500) ÷ Rp 1.444,70 = 33,57 kWh.

Itulah harga token listrik 18-24 Mei 2026, lengkap dengan simulasi perhitungan jumlah kWh yang didapat. Semoga informasinya bermanfaat!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#listrik #tarif-listrik #pln #token-listrik #harga-token-listrik #cara-hitung-kwh-token-listrik #tarif-listrik-mei-2026 #harga-token-listrik-18-24-mei-2026

https://money.kompas.com/read/2026/05/18/160856726/harga-token-listrik-18-24-mei-2026-beli-rp-50000-dapat-berapa-kwh