Dampak Penipuan Digital: Dari Kerugian Finansial hingga Mental
Penipuan digital makin canggih & terorganisasi. VIDA melalui 'Faces of Fraud' mengedukasi publik dengan kisah nyata korban, pentingnya sinergi cegah kerugian.
(Kompas.com) 20/05/26 19:36 226849
JAKARTA, KOMPAS.com - Kecurangan (fraud) modern terutama penipuan digital kini berkembang semakin terorganisasi dengan menggabungkan berbagai metode serangan dalam satu rangkaian yang terencana.
Hal tersebut merupakan laporan dari Whitepaper VIDA bertajuk SEA Digital Identity Fraud Outlook.
Founder dan Group CEO VIDA Niki Luhur mengatakan, selama kesadaran publik masih rendah dan ekosistem belum bergerak secara kolektif, korban akan terus bertambah.
Dok. VIDA Founder & Group CEO Vida Niki LuhurOleh karena itu dibutuhkan sinergi nyata yakni regulasi yang kuat, komitmen pelaku usaha untuk mengadopsi perlindungan berlapis, dan masyarakat yang semakin kritis terhadap setiap interaksi digital mereka.
Berangkat dari kenyataan tersebut, VIDA, perusahaan identitas digital dan fraud prevention, menghadirkan pameran narasi bertajuk Faces of Fraud.
"Kami tidak ingin korban terus bertambah. Faces of Fraud adalah cara kami berkata, kita semua punya peran dalam memutus rantai ini," kata Niki dalam keterangan resmi, Rabu (20/5/2026).
Melalui inisiatif ini, lima wajah di balik kisah penipuan digital dengan berani membagikan cerita mereka sebagai bagian dari gerakan edukasi publik dan upaya bersama memberantas penipuan digital.
Mereka berharap pengalaman yang dialami dapat berhenti pada diri mereka dan tidak terulang pada lebih banyak masyarakat.
Dengan membuka ruang percakapan secara lebih jujur dan manusiawi, Faces of Fraud turut meningkatkan kesadaran publik terhadap modus penipuan yang kian canggih, mulai dari manipulasi psikologis (social engineering) hingga pengambilalihan akun.
Freepik Ilustrasi kejahatan siber. Ilustrasi penipuan siber."Setiap wajah dalam Faces of Fraud mewakili seseorang yang pernah menaruh kepercayaan pada sistem keamanan identitas, tetapi gagal terlindungi dari celah yang ada. Melalui gerakan ini, kami ingin membuka mata publik bahwa dampak penipuan digital tidak hanya meninggalkan kerugian finansial, tetapi juga luka emosional, hilangnya rasa aman, dan dampak yang membekas dalam kehidupan sehari-hari," urai dia.
Faces of Fraud menampilkan kisah dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga hingga pekerja profesional, yang menjadi bukti siapa pun bisa menjadi sasaran penipuan digital, pencurian masa depan, seorang pensiunan yang kehilangan seluruh tabungan hidupnya akibat modus pengalihan dana ke aset kripto dalam waktu singkat.
Ada pula, kisah terkait penyalahgunaan identitas dengan data pribadi korban digunakan untuk pinjaman online ilegal tanpa persetujuan, yang meninggalkan beban psikologis berkepanjangan.
Selain itu, penipuan digital juga biasanya dapat berupa manipulasi empati.
Dalam Faces of Fraud terdapat kisah seorang orang tua kehilangan dana pengobatan anak akibat terjebak dalam modus donasi palsu.
Niki mengatakan, VIDA menyadari memerangi penipuan digital yang terus berevolusi tidak bisa dilakukan sendirian.
Kisah-kisah yang dihadirkan dalam Faces of Fraud menjadi pengingat bahwa di balik setiap kasus terdapat dampak nyata terhadap kehidupan seseorang.
"Berangkat dari hal tersebut, VIDA hadir tidak hanya sebagai penyedia teknologi, tetapi juga sebagai mitra bagi masyarakat, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman dan tepercaya," ujar dia.
Niki menjelaskan, di balik angka kerugian penipuan digital yang mencapai Rp 9 triliun dengan lebih dari 411.000 laporan sepanjang November 2024 hingga akhir 2025, tersimpan dampak yang jauh lebih besar dari sekadar kehilangan materi.
Penipuan digital membuat rasa aman masyarakat memudar, reputasi hancur, hingga harapan hidup ikut runtuh.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#penipuan-digital #identitas-digital #fraud-prevention #faces-of-fraud