Mengintip Koperasi Desa Merah Putih Melawai Setelah 3 Bulan Beroperasi
Koperasi Merah Putih Melawai, diresmikan 3 bulan lalu, menawarkan produk sembako dan UMKM dengan harga terjangkau di Blok M, Jakarta. Pembeli dapat bertransaksi tunai atau QRIS.
(Bisnis.Com) 14/10/25 07:40 2286
Bisnis.com, JAKARTA— Di tengah hiruk pikuk kawasan Melawai, Blok M, Kebayoran Baru, berdiri sebuah bangunan sederhana dengan papan nama “Koperasi Kelurahan Merah Putih”.
Pantauan Bisnis pada Senin siang (13/10/2024) sekitar pukul 14.15 WIB, suasana di dalam koperasi itu tampak lengang. Hanya ada satu pembeli yang mampir, sementara seorang penjaga kasir dan petugas lain berjaga di dalam.
Rak-rak tampak tertata rapi dan bersih, menampilkan beragam produk kebutuhan sehari-hari mulai dari sembako hingga produk Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
“Di sini tuh kami ada produk-produk sembako sama makanan-makanan pada umumnya sebenarnya. Cuman yang membedakan kalau dari UMKM sendiri sih yang beda,” kata Retno, penjaga kasir Koperasi Merah Putih Melawai, saat ditemui Bisnis pada Senin (13/10/2025).
Koperasi Merah Putih Melawai menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang merupakan program pemerintah yang dijalankan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog. Ada juga gula, minyak goreng, tepung, ketan hitam, dan susu dari Food Station.
Ada pula bahan pangan mentah seperti bawang kering yang bisa dipesan melalui sistem pre-order.
Menariknya, koperasi ini juga menjadi etalase bagi produk-produk UMKM binaan Jakarta Entrepreneur (JakPreneur). Di rak-rak bagian kanan, tampak kemasan berwarna-warni berisi nasi goreng instan, mie sagoo, ayam rujak beku, serta camilan lokal lain.
“Untuk UMKM sendiri ini beragam. Ada nasi goreng instan, ayam rujak, ada mie. Nah kalau minumannya kami kerja sama dengan JakPreneur juga, namanya produk Amine,” jelas Retno.

Selain bahan pangan kering, koperasi ini juga menyediakan frozen food seperti ayam potong, daging sapi, ikan dori, salmon, hingga lele yang dipasok oleh Dharma Jaya. Produk-produk itu disimpan dalam freezer di bagian belakang.
“Frozen food-nya kami ambil dari Dharma Jaya. Ada juga sosis, nugget, pokoknya lengkap buat kebutuhan rumah tangga,” imbuhnya.
Meski tampil sederhana, koperasi ini sudah mengikuti tren modern. Pembeli bisa bertransaksi secara tunai maupun menggunakan QRIS. Sejumlah produk seperti bawang kering juga bisa dipesan lebih dulu melalui sistem PO (pre-order). Koperasi ini juga menjual gas LPG, baik Bright Gas tabung pink maupun LPG 3 kilogram.
Retno menyebut barang-barang di Koperasi Merah Putih Melawai lebih terjangkau dibandingkan yang lain. Sebagai contoh, harga minyak goreng satu liter di koperasi ini hanya Rp15.700, lebih rendah dari rata-rata harga di luar yang sudah menyentuh Rp18.000 hingga Rp20.000 per liter.
Meski belum sepenuhnya ramai, koperasi Merah Putih mulai menjadi alternatif belanja masyarakat sekitar Melawai. Retno mengakui, lonjakan pembeli biasanya terjadi di akhir pekan. “Kalau untuk ramainya sendiri sih, kami paling rame di Jumat, Sabtu, Minggu. Biasanya anak muda yang nongkrong di sekitar sini mampir beli minuman,” katanya
Letaknya yang strategis berada di kawasan kuliner dan pusat aktivitas anak muda Blok M membuat koperasi ini perlahan dikenal. Di hari biasa, pembeli biasanya datang saat jam makan siang atau sore hari sekitar pukul 3–4 sore.
Meski begitu, Retno mengakui penjualan belum stabil. “Kalau hari biasa belum tentu ramai. Tapi kalau Minggu bisa lebih dari Rp500.000 sehari,” katanya. Sebagai koperasi kelurahan yang baru berdiri, KKMP Melawai masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah menunggu pencairan dana pinjaman dari pemerintah.
“Udah banyak yang nanya, katanya dana mau cair, tapi kita belum tahu kapan. Bahkan pengurus pun belum tahu. Jadi untuk sekarang belum ada sih [untuk simpan pinjam],” kata Retno.

Menurutnya, banyak koperasi kelurahan lain yang sudah datang berkunjung untuk belajar dan bertanya-tanya soal sistem di sini. Mereka belum membukan toko fisik seperti di Koperasi Merah Putih Melawai, namun sudah mulai aktif merekrut anggota.
Meski berjarak hanya beberapa meter dari Indomaret, Alfamart, dan Circle K, Koperasi Merah Putih Melawai tetap percaya diri dengan keunggulan harga dan pendekatan komunitas. “Kalau soal persaingan, ya biasa aja sih. Bedanya mereka produknya lebih banyak. Tapi kami mungkin harga lebih terjangkau,” tutur Retno.
#koperasi-merah-putih #koperasi-melawai #blok-m-koperasi #koperasi-kelurahan #produk-umkm-melawai #sembako-koperasi #frozen-food-koperasi #harga-minyak-goreng-murah #belanja-koperasi-melawai #produk-lo