Bacaan Doa Buka Puasa Arafah, Allah SWT Ijabah Semua Keinginan

Bacaan Doa Buka Puasa Arafah, Allah SWT Ijabah Semua Keinginan

Berikut ini bacaan doa berbuka puasa Arafah pada hari ini, Selasa 26 Mei 2026.

(Bisnis.Com) 26/05/26 12:03 232348

Bisnis.com, JAKARTA - Puasa sunnah Arafah banyak ditunggu oleh umat muslim menjelang datangnya Iduladha. Puasa Arafah jatuh pada 9 Dzulhijjah.

Puasa Arafah bertepatan dengan pelaksanaan ibadah wukuf di Arafah yang dilakukan oleh jemaah haji. Umat Islam yang tidak melaksanakan haji pun dianjurkan untuk berpuasa.

Jatuh pada 9 Dzulhijjah, Puasa Arafah tahun ini diprediksi akan jatuh pada Selasa 26 Mei 2026, tepat sebelum dilaksanakannya Iduladha.

Keutamaan Puasa Arafah Hapus Dosa 2 Tahun

Puasa Arafah memiliki keutamaan besar bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji. Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR Muslim)

Adapun Hari Arafah adalah hari kesembilan dalam bulan Dzulhijah dan merupakan hari kedua dalam ritual ibadah haji. Dalam ajaran Islam, Hari Arafah merupakan hari yang istimewa karena pada hari itu Allah Swt. membanggakan hamba-Nya yang berkumpul di Arafah kepada para malaikat.

Arafah merupakan nama sebuah gunung, tempat Nabi Muhammad menyeru di depan kaumnya untuk yang terakhir kali.

Doa Berbuka Puasa Arafah

Dalam hadis riwayat Tirmizi dari Abdullah bin Amr bin al-Ash disebutkan, doa berbuka puasa memiliki keutamaan di mana Allah SWT tidak akan menolak doa hambanya.

"Rasulullah SAW bersabda,\'Bagi orang yang berpuasa, ketika sedang berbuka ada doa yang tak akan tertolak\',"

Hal tersebut juga disabdakan Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Ahmad yang berbunyi:

“Tiga orang yang doa mereka tidak terhalang, yaitu imam [pemimpin] yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan doa orang yang dizalimi. Doa mereka dibawa ke atas awan dan dibukakan pintu langit untuknya, lalu Allah Azza Wa Jalla berfirman: ‘Demi izzah-Ku, Aku akan menolongmu meski setelah beberapa waktu,\'”

Selain itu, dilansir dari laman Kemenag, membaca doa berbuka puasa juga merupakan cara mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Adapun berdasar hadis riwayat Bukhari dan Muslim, berikut bacaan doa berbuka puasa:

"Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa\'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin"

Artinya: Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Sementara itu, doa berbuka puasa dalam hadis riwayat Abu Daud adalah sebagai berikut:

"Dzahabaz zhama\'u wabtallatil \'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah"

Artinya: Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.

Cara Berbuka Puasa Arafah sesuai Syariat

1. Menyegerakan berbuka (ta‘jîl al-fithr) bila telah yakin masuknya waktu berbuka puasa (waktu maghrib).

2. Berbuka terlebih dahulu sebelum shalat maghrib.

3. Sebelum berbuka puasa, terlebih dahulu diawali dengan membaca ‘basmalah’, yakni ‘bismillâhir rahmânir rahîm’ secara lengkap atau secara singkat ‘bismillâh’. Karena merupakan perbuatan yang baik. Apabila lupa membaca basmalah sebelum makan, maka ketika ingat membaca ‘bismillâhi awwalahu wa âkhirahu’ (Dengan Nama Allah sejak awal dan akhir makan/minum).

4. Kemudian makan kurma, disunahkan ganjil 3 (tiga) butir atau lebih (misalnya 5 butir), terutama kurma basah (ruthab). Bila tidak ada kurma basah, maka dengan kurma kering (tamr).

5. Jika tidak ada kurma basah atau kurma kering, maka disunahkan berbuka dengan minum air, terutama air Zamzam sebanyak 3 (tiga) tegukan.

6. Jika tidak ada air Zamzam, maka berbuka dengan air (berasal) dari Sungai Nil. Jika tidak ada air Zamzam dan air (berasal) dari Sungai Nil, maka minum air biasa, air mineral atau air kemasan --selain Zamzam atau air bersumber dari Sungai Nil. Hal ini berdasarkan urutan keutamaan air yang dikemukakan oleh para ulama sebagaimana disebutkan dalam nazham oleh imam At-Tâj As-Subkî. Urutan air yang utama: Pertama, air yang memancar dari jari jemari Nabi SAW; kedua, air zamzam; ketiga, air telaga Kautsar; keempat, air sungai Nil; kelima, air dari sungai-sungai lainnya.

7. Kemudian jika tidak ada air minum, disunahkan berbuka dengan sesuatu yang manis atau manisan.

8. Kemudian disunahkan membaca doa berbuka puasa (du\'â\' al-ifthâr), dengan mengangkat kedua belah telapak tangan ke atas, berupa doa ma\'tsûr (doa yang diajarkan oleh Nabi SAW), atau rangkaian doa yang disusun oleh para ulama dari doa-doa dalam hadits tersebut. Berikut ini beberapa doa dari hadits Nabi SAW yang dirangkai oleh para ulama, dalam berbagai kitab Al-Fiqh ‘alâ al-Madzâhib al-Arba‘ah (Juz I, halaman: 464), Nihâyat az-Zain (halaman: 194), Hâsyiyat I’ânat ath-Thalibîn (Juz II, halaman: 247), Al-Bujairamî ‘alâ al-Khathîb (Juz III, halaman: 121), dan Al-Fiqh al-Islâmî wa-Adillatuh (2009, Juz II, halaman: 632): اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ، إِنْ شَاۧءَ اللّٰهُ تَعَالَى، يَا وَاسِعَ الْفَضْلِ، اِغْفِرْ لِيْ، اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الّذِيْ أَعَانَانِيْ (هَدَانِيْ) فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِيْ فَأَفْطَرْتُ

#puasa #puasa-sunnah #puasa-arafah #keutamaan-puasa-arafah #buka-puasa-arafah #bacaan-buka-puasa-arafah #doa-berbuka-puasa #doa-berbuka-puasa-arafah #doa-buka-puasa-arafah

https://kabar24.bisnis.com/read/20260526/79/1976506/bacaan-doa-buka-puasa-arafah-allah-swt-ijabah-semua-keinginan