Rupang Buddha Transparan Raksasa Berhasil Pecahkan Rekor MURI di Surabaya
Rupang Buddha transparan raksasa di Surabaya pecahkan rekor MURI, bagian dari Vesak Festival 2026, menggambarkan keterhubungan manusia dan lingkungan.
(Bisnis.Com) 29/05/26 13:30 234870
Bisnis.com, SURABAYA – Sebuah diorama raksasa rupang Buddha transparan terlibat berdiri megah di tengah-tengah area salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Surabaya, yakni Tunjungan Plaza (TP). Rupang Buddha raksasa tersebut baru saja memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rupang Buddha transparan terbesar di Indonesia.
Kehadiran rupang Buddha transparan raksasa ini merupakan satu dari sekian dari Vesak Festival oleh Young Buddhist Association (YBA), yakni acara perayaan hari raya Tri Suci Waisak yang diadakan setiap tahunnya di area publik dalam bentuk pameran dan pagelaran seni dengan tujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai universal Buddhis kepada masyarakat umum.
Ketua Vesak Festival 2026 Clea Alvina menjelaskan rupang Buddha transparan raksasa itu terinspirasi dari “Bhumisparsha Mudra” yaitu rupang Buddha dengan mudra tangan kanan menunjuk ke bumi (bhūmisparsa), saat pertapa Gotama menghadapi Māra sebelum mencapai penerangan sempurna.
Ia menjelaskan diorama tersebut dirancang dengan menggunakan struktur jaring baja kawat anti karat atau woven wire mesh, yang dianyam dengan tinggi mencapai 5,6 meter dan lebar sepanjang 4,6 meter.
Struktur besar itu dibentuk melalui ribuan simpul anyaman kawat hingga membentuk satu tubuh utuh. Adapun, konsep transparan sengaja dipilih untuk menggambarkan keterhubungan antarmanusia dan lingkungan, yang juga sejalan dengan tema Vesak Festival 2026, yakni Interbeing: Our Happiness, Our Shared Responsibility.
"Rupang Buddha transparan ini terbuat dari kawat anti karat yang saling terhubung, yang menjelaskan tema kita interbeing, di mana kita saling terhubung, saling terkait satu sama lain," ungkap Clea, Kamis (28/5/2026).
Dirinya menjelaskan bahwa rupang Buddha transparan raksasa tersebut perlu menghabiskan waktu selama dua bulan lamanya dalam proses pengerjaannya. Young Buddhis Association juga bekerja sama dengan seniman ogoh-ogoh yang berasal dari Provinsi Bali.
"Kita kerja sama dengan seniman Bali, namanya Bli Gede karena beliau ini seniman ogoh-ogoh, maka kita terinsipirasi bekerja sama dengan beliau," tuturnya.
Clea juga mengungkapkan bahwa tahun ini adalah tahun keempat Vesak Festival berhasil memecahkan rekor MURI. Namun, usaha untuk memecahkan rekor MURI tersebut bukanlah menjadi tujuan utama Young Buddhist Association dalam merayakan dan menyemarakkan perayaan hari raya Tri Suci Waisak.
"Bukan tujuan utama kita memecahkan rekor MURI, kita hanya ingin menjadi organisasi, di mana kita bisa menyebarkan Buddhisme dan nilai-nilai Buddhisme secara universal agar orang-orang bisa mengenal kita," pungkasnya.
Sebagai informasi, Vesak Festival 2026 diselenggarakan pada 27-31 Mei 2026 di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya dan pada 3-7 Juni 2026 di Center Atrium, Mall Taman Anggrek, Jakarta. Di tengah keberagaman dan semangat persatuan, Vesak Festival 2026 hadir sebagai pengingat bahwa kebahagiaan dan kedamaian adalah tanggung jawab bersama seluruh umat manusia.
#rupang-buddha #buddha-transparan #rekor-muri #surabaya #tunjungan-plaza #vesak-festival #young-buddhist-association #bhumisparsha-mudra #woven-wire-mesh #interbeing #seniman-bali #ogoh-ogoh #tri-suci