Harga Token Listrik 2-7 Juni 2026, Beli Rp 100.000 Dapat Berapa kWh?
Harga token listrik pekan ini, pada 2-7 Juni 2026, telah ditetapkan secara resmi. Cek tarif listrik yang berlaku dan cara hitung kWh yang didapatkan.
(Kompas.com) 02/06/26 13:50 237526
KOMPAS.com – Harga token listrik PLN pekan ini, pada 2-7 Juni 2026, masih menjadi informasi yang banyak dicari pelanggan listrik prabayar.
Pasalnya, pengguna token perlu memastikan saldo kWh tetap tersedia agar pasokan listrik di rumah tidak terhenti.
Berbeda dengan pulsa telepon yang dihitung berdasarkan nominal, token listrik dikonversi menjadi energi listrik dalam satuan kilowatt hour (kWh).
Jumlah kWh yang diperoleh setiap pelanggan bisa berbeda meski nilai pembelian tokennya sama.
Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh tarif listrik sesuai golongan daya pelanggan serta besaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang berlaku di masing-masing daerah.
Lalu, berapa jumlah kWh yang diperoleh jika membeli token listrik Rp 50.000 atau Rp 100.000 pada 2-7 Juni 2026?
Harga token listrik 2-7 Juni 2026
Memasuki pekan pertama Juni 2026, tarif listrik PLN masih mengacu pada ketentuan Tarif Tenaga Listrik (TTL) Triwulan II-2026. Pemerintah belum melakukan penyesuaian tarif bagi pelanggan nonsubsidi.
Dengan demikian, harga token listrik PLN yang berlaku pada 2-7 Juni 2026 masih sama seperti periode sebelumnya.
Sebagai informasi, evaluasi tarif listrik nonsubsidi biasanya dilakukan setiap tiga bulan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator ekonomi, seperti nilai tukar rupiah, inflasi, Indonesian Crude Price (ICP), dan Harga Batubara Acuan (HBA).
Meski demikian, pemerintah memutuskan tarif listrik untuk Triwulan II-2026 tidak mengalami perubahan guna menjaga daya beli masyarakat.
KOMPAS.com/MELA ARNANI Ilustrasi tarif listrik Mei 2026, tarif listrik 1-7 Juni 2026. Tarif listrik per kWh. Harga token listrik. Tarif listrik 2026.Tarif listrik PLN Juni 2026
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, berikut tarif listrik per kWh untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi:
- 900 VA (R-1/TR): Rp 1.352 per kWh
- 1.300 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
- 2.200 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
- 3.500 VA-5.500 VA (R-2/TR): Rp 1.699,53 per kWh
- 6.600 VA ke atas (R-3/TR): Rp 1.699,53 per kWh
Mengetahui tarif listrik sesuai golongan daya penting agar pelanggan dapat memperkirakan jumlah kWh yang akan diterima saat membeli token.
Cara menghitung kWh token listrik
Untuk mengetahui jumlah kWh yang diperoleh, pelanggan dapat menggunakan rumus berikut (Nominal token – PPJ) ÷ tarif listrik per kWh.
Perlu diketahui, besaran PPJ berbeda di setiap wilayah. Dalam simulasi berikut digunakan PPJ sebesar 3 persen, pelanggan rumah tangga daya 1.300 VA pembelian token Rp 100.000.
- Nominal pembelian: Rp 100.000
- PPJ 3 persen: Rp 3.000
- Saldo setelah dipotong PPJ: Rp 97.000
- Tarif listrik: Rp 1.444,70 per kWh
Perhitungan: (Rp 100.000 - Rp 3.000) ÷ Rp 1.444,70 = 67,14 kWh
Dengan demikian, pembelian token listrik Rp 100.000 setara dengan sekitar 67,14 kWh.
Itulah harga token listrik pada 2-7 Juni 2026. Pelanggan prabayar disarankan rutin memantau sisa kWh di meteran listrik, terutama saat penggunaan perangkat elektronik di rumah meningkat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#listrik #tarif-listrik #pln #token-listrik #harga-token-listrik #harga-token-listrik-pln #token-listrik-pln #cara-menghitung-kwh-token-listrik