Serapan Beras Bulog Sudah 75 Persen dari Target 4 Juta Ton
Bulog berhasil serap 75% target gabah dan beras nasional 2026, mencapai 3 juta ton. Stok beras tertinggi sepanjang sejarah, jamin ketahanan pangan RI.
(Kompas.com) 04/06/26 11:41 239704
JAKARTA, KOMPAS.com - Perum Bulog menyatakan, serapan gabah dan beras dalam negeri sudah mencapai 75 persen dari total target 2026.
Adapun Bulog mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk menyerap 4 juta ton beras dari petani sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan per Rabu (3/6/2026) pihaknya sudah menyerap 3.008.626 ton, setara dengan 75 persen dari target 4 juta ton.
“Alhamdulillah hingga awal Juni 2026, Bulog telah berhasil menyerap 3 juta ton setara beras,” kata Rizal dalam keterangan tertulis.
Rizal mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama petani, pemerintah pusat dan daerah, penyuluh pertanian, penggilingan, karyawan Bulog, hingga TNI dan Polri.
Berkat kerja keras seluruh pihak itu dalam waktu kurang dari satu semester realisasi pengadaan gabah setara beras dan beras Bulog sudah mendekati target.
“Ini menunjukkan bahwa negara hadir secara nyata untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Rizal.
Menurut Rizal, tingginya serapan itu juga membuktikan kebijakan menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp 6.500 per kilogram gabah kering untuk menjaga harga di tingkat petani efektif.
Purnawirawan Jenderal TNI Angkatan Darat (AD) bintang tiga itu pun optimistis, target pengadaan 4 juta ton setara beras bisa dilaksanakan Bulog dalam waktu sebelum akhir tahun 2026.
Saat ini, Bulog terus memaksimalkan pembelian gabah kering dari petani bersama para pihak terkait.
Meski terdapat gejolak geopolitik, Bulog terus menyerap gabah kering petani agar kebutuhan pangan tetap terjamin.
Adapun total stok CBP di gudang Bulog saat ini sudah lebih dari 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
Stok itu menjamin pasokan pangan untuk menghadapi berbagai kebutuhan pemerintah baik intervensi pasar, bantuan pangan, hingga mitigasi bencana.
“Bulog akan terus berada di garis depan menjaga pangan Indonesia. Keberhasilan serapan mencapai 3 juta ton ini bukan hanya angka, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada petani dan komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ucap Rizal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#cadangan-beras-pemerintah #ketahanan-pangan-nasional #harga-pembelian-pemerintah #serapan-gabah-bulog