Kenaikan Tarif Transjakarta Disarankan Tidak Buru-buru
Ada sejumlah catatan sebelum tarif bus Transjakarta dinaikkan dari Rp 3.500 menjadi Rp 5.000 atau Rp 7.000.
(Bisnis Tempo) 01/11/25 18:46 24026
DEPUTY Director Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia Deliani Siregar mengatakan, ada sejumlah catatan sebelum tarif bus Transjakarta dinaikkan dari Rp 3.500 menjadi Rp 5.000 atau Rp 7.000.“Kami sepakat ada penyesuaian tarif, tapi besarannya jangan buru-buru implementasi angka Rp 5.000 atau Rp 7.000,” katanya saat ditemui di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Sabtu, 1 November 2025.Pemerintah Provinsi Jakarta sedang mengkaji perubahan tarif bus Transjakarta. Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan tarif angkutan umum yang dikelola badan usaha milik daerah PT Transportasi Jakarta itu akan naik dari harga saat ini sebesar Rp 3.500.Deliani mengatakan perlu ada perspektif dari survei yang lebih komprehensif. Meskipun Upah Minimum Regional (UMR) pekerja di Jakarta lebih tinggi daripada daerah lain, tapi tidak serta merta menentukan harga baru.Kenaikan harga, kata Deliani, juga perlu melihat keseimbangan fasilitas yang ada saat ini. Meski di media sosial banyak yang mengungkap fasilitas sudah banyak yang layak, belum tentu di beberapa titik para penumpang merasakan manfaat yang sama, misalnya belum semua mudah diakses oleh disabilitas.“Bus yang non Bus Rapid Transit (BRT) juga rambu haltenya masih ada yang di semak-semak, tidak nyaman untuk menunggu dan ada isu keamanan,” ucapnya.Deliani juga menyarankan agar melihat berbagai perspektif, seperti dari World Bank yang merekomendasikan 10 persen biaya transportasi dari total pendapatan. Selain itu perlu melihat perbandingan penggunaan sepeda motor atau mobil, termasuk bahan bakar dan perawatannya.Meski demikian, ITDP Indonesia belum melakukan pengkajian secara khusus untuk kenaikan tarif Transjakarta. Tetapi dengan adanya kenaikan nanti, perlu dibarengi kembali dengan penambahan fasilitas yang mumpuni untuk semua orang.Menurut Pramono Anung, penentuan tarif baru Transjakarta mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat dan keberlanjutan operasional perusahaan daerah tersebut. Namun kenaikan tarif imbas dari berkurangnya subsidi karcis yang diberikan pemerintah daerah.
Pemerintah provinsi, kata Pramono, memberi subsidi Rp 9.700 per penumpang. Ditambah lagi pemerintah pusat akan memotong dana bagi hasil yang dikirimkan ke daerah untuk anggaran tahun depan.“Kami akan memutuskan sesuai dengan nanti apa yang menjadi kemampuan masyarakat,” tuturnya di Balai Kota Jakarta pada Rabu, 29 Oktober 2025.Sebelumnya, rencana kenaikan tarif Transjakarta berkali-kali muncul dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun harga baru untuk angkutan umum tersebut belum kunjung ditetapkan. Mengingat harga Rp 3.500 per orang saat ini tidak pernah berubah sejak Transjakarta beroperasi pada 2005.
#transjakarta #tarif #pramono-anung
https://tempo.co/ekonomi/kenaikan-tarif-transjakarta-disarankan-tidak-buru-buru-2085428