SCGC Kurangi Kepemilikan di Chandra Asri (TPIA), Free Float Naik Jadi 25,7%

SCGC Kurangi Kepemilikan di Chandra Asri (TPIA), Free Float Naik Jadi 25,7%

SCGC mengurangi kepemilikan di Chandra Asri (TPIA) dari 30,57% menjadi 15,71%, meningkatkan free float saham TPIA menjadi 25,7% untuk memperkuat likuiditas.

(Bisnis.Com) 08/06/26 12:10 243286

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten petrokimia milik Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), mengumumkan penyeimbangan kepemilikan saham (shareholding rebalancing) yang dilakukan oleh salah satu pemegang saham strategisnya, SCG Chemicals Public Company Limited (SCGC).

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan, transaksi tersebut merupakan bagian dari strategi alokasi modal SCGC, termasuk penguatan struktur permodalan dan realokasi dana untuk mendukung pengembangan bisnis inti serta inisiatif pertumbuhan strategis perusahaan asal Thailand tersebut.

Pasca transaksi, kepemilikan SCGC di TPIA tercatat menjadi sekitar 15,71%. Meski demikian, SCGC tetap menjadi salah satu pemegang saham strategis jangka panjang Chandra Asri.

Seiring dengan transaksi tersebut, porsi saham publik atau free float TPIA meningkat menjadi sekitar 25,7%. Perseroan menilai peningkatan free float tersebut dapat memperluas likuiditas perdagangan saham sekaligus meningkatkan akses bagi investor domestik maupun internasional.

Selain mendukung pemenuhan ketentuan regulator pasar modal, peningkatan free float juga diharapkan dapat memperkuat likuiditas saham, meningkatkan daya tarik perseroan di mata investor, serta mendukung penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra mengatakan SCGC merupakan mitra strategis yang telah berkontribusi penting dalam perjalanan pertumbuhan perseroan selama ini.

"SCGC merupakan pemegang saham jangka panjang dan mitra strategis yang telah memberikan kontribusi penting bagi perjalanan pertumbuhan Chandra Asri Group. Transaksi ini mencerminkan prioritas alokasi modal SCGC dan tidak mengubah arah strategis, tata kelola, maupun komitmen perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Erwin dalam keterangan resmi, Senin (8/6/2026).

Erwin menegaskan perseroan tetap fokus menjalankan agenda transformasi dan rejuvenasi bisnis seiring penguatan portofolio usaha di sektor energi, kimia, dan infrastruktur di kawasan Asia Tenggara.

Perseroan juga memastikan transaksi tersebut tidak mengakibatkan perubahan material terhadap struktur pengendalian, tata kelola perusahaan, manajemen, maupun kegiatan operasional TPIA.

Setelah transaksi tersebut, tiga pemegang saham utama Chandra Asri Group, yakni Barito Pacific, SCGC, dan Thaioil Public Company Limited, secara kolektif masih menguasai sekitar 74,3% saham perseroan.

Menurut manajemen, komposisi kepemilikan tersebut mencerminkan keberlanjutan dukungan dan keyakinan para pemegang saham utama terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang Chandra Asri.

Sebelumnya, SCG Chemicals Public Company Limited (SCGC) tercatat melakukan divestasi sekitar 12,86 miliar saham TPIA sepanjang 2-5 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi korporasi tersebut membuat kepemilikan SCGC di TPIA turun signifikan dari 30,57% menjadi 15,71%. Seluruh transaksi yang dilakukan perusahaan petrokimia asal Thailand itu dikategorikan sebagai divestasi melalui serangkaian penjualan tidak langsung di pasar.

Pada transaksi tahap pertama yang berlangsung pada 2-3 Juni 2026, SCG menjual sekitar 1,03 miliar saham TPIA. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham SCG berkurang dari 26,45 miliar saham atau setara 30,57% menjadi 25,42 miliar saham atau 29,38%.

Harga penjualan pada periode tersebut bervariasi di rentang Rp1.698 hingga Rp2.070 per saham. Transaksi terbesar terjadi pada 3 Juni 2026, yakni pelepasan 703,12 juta saham pada harga Rp1.698 per saham.

Selanjutnya, SCG kembali melakukan divestasi pada 4-5 Juni 2026 dengan nilai yang jauh lebih besar. Dalam periode tersebut, perusahaan asal Thailand itu menjual sekitar 11,83 miliar saham TPIA.

Rinciannya, sebanyak 1,345 miliar saham dilepas pada 4 Juni 2026 dengan harga Rp1.396 per saham. Kemudian pada 5 Juni 2026, SCG menjual 9,14 miliar saham pada harga Rp962 per saham dan 1,34 miliar saham pada harga Rp1.379 per saham.

Setelah seluruh transaksi tersebut, kepemilikan SCG di TPIA menyusut menjadi 13,59 miliar saham atau setara 15,71% dari total saham dengan hak suara.

Secara akumulatif, SCG telah melepas sekitar 12,86 miliar saham TPIA sepanjang 2-5 Juni 2026. Berdasarkan harga transaksi yang dilaporkan, nilai divestasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp14,1 triliun.

_____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#chandra-asri #scgc #tpia-saham #free-float #saham-publik #kepemilikan-saham #divestasi-scgc #saham-tpia #investor-domestik #investor-internasional #likuiditas-saham #pasar-modal #strategi-alokasi-moda

https://market.bisnis.com/read/20260608/7/1979235/scgc-kurangi-kepemilikan-di-chandra-asri-tpia-free-float-naik-jadi-257