Kementerian PU Sebut RI Punya Cadangan Aspal Buton Terbesar Dunia

Kementerian PU Sebut RI Punya Cadangan Aspal Buton Terbesar Dunia

Kementerian PU mengungkap bahwa Indonesia memiliki cadangan aspal buton (Asbuton) terbesar di dunia dengan potensi mencapai 663 juta ton.

(Bisnis.Com) 09/06/26 17:26 245019

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkap Indonesia memiliki cadangan aspal buton (Asbuton) terbesar di dunia dengan potensi mencapai 663 juta ton.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PU menyebut cadangan tersebut berada di Pulau Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. Untuk itu, pemanfaatannya tengah didorong dalam rangka peningkatan penggunaan material lokal.

“Pemanfaatan Asbuton mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN), kemandirian material konstruksi nasional, dan inovasi jalan berkelanjutan,” ujar Ditjen Bina Marga dalam akun Instagram resminya, dikutip Selasa (9/6/2026).

Kementerian PU menargetkan penggunaan Asbuton akan mulai dilakukan bertahap pada tahun ini. Di mana, pada 2029 Kementerian PU menargetkan penggunaan Asbuton hingga 100% di seluruh jalan Indonesia.

Sebagai tahap awal, pemerintah telah melakukan uji coba penggunaan Asbuton di Jalan Tol Pemalang-Batang pada (25/5/2026) di sepanjang 1,5 kilometer.

Implementasi pilot project ini dilakukan di dua titik lokasi, yakni Seksi 1 KM 313+600 hingga KM 314+600 dan Seksi 2 di KM 317+900 hingga KM 318+400. Di mana, penggunaan Asbuton dilakukan pencampuran dengan Warm Mix Asphalt (WMA).

“Kenapa dipilih di jalan tol? Karena ruas ini memiliki lalu lintas padat, sehingga cocok untuk menguji performa dan ketahanan campuran aspal ramah lingkungan,” tambah Bina Marga.

Sebagai informasi, WMA sendiri adalah teknologi pencampuran aspal dengan suhu lebih rendah dibandingkan dengan metode konvensional. Sehingga, bakal mengurangi emisi karbon, menghemat energi produksi, dan jauh lebih ramah lingkungan.

“Dengan cadangan Asbuton terbesar di dunia yang dimiliki Indonesia, inovasi ini diharapkan menjadi langkah besar menuju pembangunan jalan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat penggunaan produk dalam negeri,” pungkasnya.

Sementara itu, Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) memproyeksikan kebijakan hilirisasi dan peningkatan penggunaan Aspal Buton (Asbuton) yang didorong pemerintah bakal memberikan efek ekonomi hingga Rp22,67 triliun.

Ketua Umum Gapensi, Andi Rukman menyatakan langkah strategis ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah menuju kemandirian material konstruksi. Sekaligus, menekan ketergantungan impor aspal yang selama ini mendominasi pasar.

Adapun, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan peningkatan penggunaan Asbuton dari posisi saat ini yang hanya sebesar 4% menjadi 30% dari total konsumsi nasional melalui skema A30.

"Kebijakan ini diproyeksikan dapat menghemat devisa hingga sekitar Rp4,08 triliun per tahun dan memberikan efek ekonomi hingga Rp22,67 triliun," ujar Andi kepada Bisnis.

Sejalan dengan hal itu, dia menilai keputusan mendorong hilirisasi Asbuton menjadi langkah visioner. Pasalnya, dampaknya tidak hanya terhadap penghematan anggaran negara, tetapi juga memacu penciptaan lapangan kerja secara masif di sektor industri pengolahan dalam negeri.

#aspal-buton #cadangan-aspal-buton #kementerian-pu #aspal #infrastruktur-jaln #bahan-baku-aspal #cadangan-aspal

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260609/45/1979525/kementerian-pu-sebut-ri-punya-cadangan-aspal-buton-terbesar-dunia