Ini Tujuan Prudential Indonesia Resmi Bentuk Medical Advisory Board
Prudential Indonesia membentuk Dewan Penasihat Medis untuk memperkuat tata kelola asuransi kesehatan sesuai amanat OJK, melibatkan tiga dokter spesialis.
(Bisnis.Com) 02/11/25 17:34 24549
Bisnis.com, JAKARTA – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) resmi membentuk Dewan Penasihat Medis (Medical Advisory Board/MAB). Pembentukan Dewan Penasihat Medis ini merupakan salah satu bentuk kepatuhan perusahaan terhadap standar medis dan kebijakan regulator.
Chief Health Officer Prudential Indonesia Yosie William Iroth menyampaikan pembentukan Dewan Penasihat Medis adalah bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat tata kelola layanan asuransi kesehatan.
“Jadi hari yang penting ini kami akan mengumumkan secara resmi pembentukan Dewan Penasihat Medis,” kata Yosi dalam sambutannya pada Media Gathering PRUActive Family di Jakarta Pusat, Minggu (2/11/2025).
Dewan Penasihat Medis memiliki tiga anggota yang berasal dari kalangan profesional. Mereka adalah Abdul Muthalib dokter spesialis penyakit dalam dan hematologi, Muhammad Yamin dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, serta Andri Maruli Tua Lubis dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi.
Yosi menambahkan, pembentukan Dewan Penasihat Medis juga diamanatkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna memperkuat ekosistem asuransi kesehatan. Amanat itu tercantum dalam Surat Edaran OJK No.7/SEOJK.05/2025 tentang Penyelenggaraan Produk Asuransi Kesehatan.
Menurutnya, kehadiran Dewan Penasihat Medis dapat membantu pengelolaan manajemen risiko yang lebih baik. Dengan memiliki para ahli sebagai anggota Dewan Penasihat Medis, Yosi menyebut bahwa kehadiran mereka dapat membantu mengidentifikasi risiko klinis lebih awal.
Selain itu, kehadiran Dewan Penasihat Medis juga dapat mendorong praktik asuransi yang lebih objektif dan profesional lantaran Prudential Indonesia mendapat rekomendasi dan arahan dari para anggota.
“Dengan demikian kita bisa meningkatkan layanan kesehatan yang diberikan serta sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.
Yosi juga menyebut bahwa para Dewan Penasihat Medis memiliki peran penting dalam membantu perusahaan asuransi menangani klaim yang kompleks, serta memastikan setiap keputusan telah melalui telaah klinis yang dijalankan transparan, accountable, dan sesuai dengan kebutuhan polis yang berlaku.
Untuk itu dia mengharapkan kehadiran Dewan Penasihat Medis dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat khususnya para pemegang polis atau calon pemegang polis Prudential Indonesia, lantaran pengelolaan risiko melibatkan profesional media yang ahli di bidangnya.
“Jadi kami menyadari bahwa layanan kesehatan yang baik harus dikelola juga tentu secara profesional akuntabel dan berorientasi pada kualitas hidup jangka panjang,” pungkasnya.
#prudential-indonesia #medical-advisory-board #dewan-penasihat-medis #asuransi-kesehatan #prudential-life-assurance #ojk-asuransi #tata-kelola-layanan #risiko-klinis #layanan-kesehatan #profesional-med