Pramono Tegaskan Pemprov DKI Tetap Beri Subsidi Meski Tarif Transjakarta Naik
Saat ini penumpang hanya membayar Rp3.500 per orang per perjalanan untuk semua rute Transjakarta. Tarifnya akan dinaikkan.
(Bisnis.Com) 10/06/26 11:20 245730
Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI JakartaPramono Anung menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera memutuskan penyesuaian tarif transportasi umum Transjabodetabek.
Meski demikian, Pramono menegaskan bahwa pihaknya tetap akan memberikan subsidi transportasi sehingga penyesuaian tarif tidak membebani masyarakat.
Sebagaimana diketahui, saat ini penumpang cukup membayar Rp3.500 per orang per perjalanan untuk semua rute. Termasuk Blok M—Soekarno Hatta maupun Blok M—Bogor yang jaraknya cukup jauh.
"Untuk Transjabodetabek terus terang segera kami putuskan. Tapi saya ingin meluruskan, enggak mungkin enggak disubsidi, pasti tetap akan disubsidi," jelasnya, dikutip dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).
Pramono menyampaikan, besaran kenaikan tarif Transjabodetabek akan dipertimbangkan secara matang agar masyarakat tidak kembali beralih menggunakan kendaraan pribadi.
"Prinsipnya pasti saya mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh tidak membuat orang kemudian beralih kepada kendaraan pribadi kembali," tambahnya.
Penyesuaian tarif Transjabodetabek yang sudah pasti salah satunya akan dilakukan untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.
Pramono menilai, besaran tarif tersebut masih sangat terjangkau jika dibandingkan dengan transportasi lainnya seperti Bus Damri ataupun taksi. Misalnya Damri dari Terminal Blok M pun dibanderol dengan harga Rp80.000, jauh dari angka Rp3.500.
"Kalau kemudian Rp3.500 untuk parkir di Soekarno-Hatta saja tidak cukup, maka yang begitulah akan ada penyesuaian," jelasnya.
Rencana penyesuaian tarif Transjabodetabek ini dipertimbangkan karena Pemprov DKI menanggung beban subsidi yang sangat besar, termasuk untuk biaya perawatan halte di luar wilayah Jakarta.
Untuk diketahui, besaran subsidi Transjabodetabek pada 2026 mencapai Rp401.087.058.387. Sementara untuk subsidi per pelanggan, rata-rata senilai Rp12.258.
Di samping itu, Pemprov DKI akan meningkatkan kualitas layanan operasional Transjabodetabek dan menambah jumlah armadanya. Diharapkan melalui upaya ini, perilaku dan gaya hidup masyarakat dalam menggunakan transportasi umum terus meningkat.
Apalagi, konektivitas transportasi di Jakarta sudah sangat tinggi, yang mencapai 93%. Sayangnya, tak lebih dari 30% masyarakat yang baru memanfaatkan fasilitas transportasi umum yang telah disediakan ini.
Pramono meyakini, minat masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum masih tinggi, mengingat adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) baru-baru ini. Selain itu, Pemprov DKI juga telah menggratiskan transportasi umum bagi 15 golongan masyarakat yang memenuhi syarat.
#transjakarta #tarif-transjakarta #kendaraan #pramono-anung #gubernur-dki-jakarta