Pemerintah Kaji Pengurangan Anggaran MBG, Mensesneg: Bukan Pemangkasan

Pemerintah Kaji Pengurangan Anggaran MBG, Mensesneg: Bukan Pemangkasan

Pemerintah kaji pengurangan anggaran MBG lewat perhitungan ulang BGN & Kemenkeu, sambil menata ulang tata kelola & prioritaskan daerah 3T.

(Bisnis.Com) 11/06/26 16:17 247318

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pemerintah akan membuka opsi pengurangan kebutuhan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prasetyo mengatakan bahwa pengurangan anggaran itu berasal dari perhitungan Badan Gizi Nasional (BGN) serta Kementerian Keuangan atas hasil penataan ulang program MBG.

"Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan. Kami meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program makan bergizi gratis ini," katanya dalam konferensi pers pada Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, dari proses penataan yang dilakukan untuk program MBG, pemerintah akan menghitung dengan lebih cermat anggaran yang benar-benar dibutuhkan.

Dia mengatakan bahwa pemerintah memang tengah melakukan penataan menyeluruh untuk program MBG. Pemerintah pun tengah memetakan permasalahan tata kelola di program MBG selama ini.

"Karena memang kan sebetulnya ada klaster-klasternya, ada klaster permasalahan. Jadi yang sebagian besar kan berjalan sesuai dengan mekanisme dan SOP yang sudah ditetapkan, jadi itu jalan terus. Nah, ada klaster-klaster yang memang harus kami tata ulang, kami benahi," ujar Prasetyo.

Prasetyo juga mengatakan bahwa penataan program MBG ini juga termasuk untuk segera memprioritaskan sasaran di daerah 3T.

"Termasuk juga ada peningkatan yang signifikan dalam dua minggu ini berkenaan dengan penerima manfaat untuk istilahnya 3B ya, untuk ibu hamil, kemudian ibu yang menyusui, dan balita di bawah lima tahun," katanya.

#makan-bergizi-gratis #mbg #anggaran-mbg #prasetyo-hadi #mensesneg #badan-gizi-nasional #penataan-program #daerah-3t #ibu-hamil #balita

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260611/9/1980262/pemerintah-kaji-pengurangan-anggaran-mbg-mensesneg-bukan-pemangkasan