BMA Prediksi Permintaan CPO Naik, Konsumsi Domestik Bergairah
BMA optimis permintaan CPO domestik naik pada 2025, dan menargetkan penjualan dua kali lipat.
(Bisnis.Com) 03/11/25 06:11 24769
Bisnis.com, JAKARTA—Perusahaan perdagangan PT Bumi Makmur Anugerahagung (BMA) optimistis permintaan CPO pada 2025 meningkat, khususnya dari pasar domestik. Perusahaan pun mengincar penjualan tumbuh dua kali lipat tahun ini.
Cheny Canliarta, Direktur BMA, menyampaikan pasar CPO domestik pada 2025 cenderung bertumbuh. Oleh karena itu, perusahaan mengincar penjualan naik dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Karena itu, kami fokus di pasar dalam negeri. Kami juga optimistis penjualan dapat bertumbuh dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2024,” tutur Cheny dalam keterangan resmi, Senin (3/10/2025).
Perusahaan perdagangan (trading) CPO yang didirikan pada 2023 itu mengaku bahwa menjaga kepercayaan konsumen menjadi kunci dalam perdagangan komoditas. Perusahaan berupaya menjaga kualitas CPO sesuai kesepakatan.
Optimistis BMA selaras dengan data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki). Sepanjang Januari-Agustus 2025, total konsumsi CPO domestik sebesar 16.406 ton, naik sekitar 5% dibandingkan dengan periode sama 2024 yang sebesar 15.571 ton.
Dalam rentang delapan bulan 2025, konsumsi CPO domestik didominasi oleh sektor biodiesel yakni 8.343 ton atau sekitar 50,85% dari total konsumsi domestik.
Lalu, sektor pangan sebesar 6.579 ton atau sekitar 40,10% dan sektor oleokimia sebanyak 1.484 ton setara sekitar 9,05%.
Masih mengutip data Gapki, secara tahunan (year on year/yoy) hingga Agustus 2025, total produksi CPO plus palm kernel oil (PKO) mencapai 39,03 juta ton, naik 13,08% dibandingkan periode sama tahun 2024 yang sebesar 34,52 juta ton.
Sementara itu, secara keseluruhan ekspor produk sawit Indonesia tercatat meningkat pada periode Januari-Agustus 2025 disandingkan dengan periode sama 2024.
“Secara year on year (YoY) hingga Agustus 2025, nilai ekspor sawit Indonesia mencapai US$24,785 miliar, naik 42,88% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar US$17,347 miliar,” dilansir laman Gapki.
Khusus ekspor CPO, data Gapki memperlihatkan terjadi peningkatan sekitar 3%, yakni dari 2.141 ton per akhir Agustus 2024 menjadi 2.210 ton sepanjang Januari-Agustus 2025.
#cpo-domestik #permintaan-cpo #konsumsi-cpo #pasar-cpo #penjualan-cpo #produksi-cpo #ekspor-cpo #biodiesel-cpo #sektor-pangan-cpo #sektor-oleokimia-cpo #bma-cpo #gapki-cpo #perdagangan-cpo #pertumbuhan