Tebar Dividen Rp443 Miliar, Momentum MDIY Perkuat Daya Tarik Saham

Tebar Dividen Rp443 Miliar, Momentum MDIY Perkuat Daya Tarik Saham

Analis menyebut langkah PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) membagikan dividen perdana bisa menjadi momentum perkuat daya tarik saham.

(Bisnis.Com) 12/06/26 12:48 248312

Bisnis.com, JAKARTA — Langkah emiten peritel PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) membagikan dividen perdana sejak IPO bisa memperkuat daya tarik saham bagi investor.

Rencana pembagian dividen tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 11 Juni 2026. Pemegang saham menyepakati penggunaan 40% laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp1,1 triliun sebagai dividen tunai.

Total dividen yang dibagikan mencapai sekitar Rp443 miliar atau setara dengan Rp17,62 per saham. Dividen akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 24 Juni 2026 dan dibayarkan pada 10 Juli 2026.

Analis Ciptadana Sekuritas, Alif Ihsanario menilai pembagian dividen tersebut menjadi momen penting bagi MDIY. Setelah beberapa tahun fokus memperluas jaringan gerai dan memperkuat posisi pasar, perseroan mulai menunjukkan kemampuan menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengembalian nilai kepada pemegang saham.

“Pembagian dividen perdana sejak IPO menunjukkan bahwa MDIY memiliki komitmen untuk menciptakan nilai bagi pemegang saham. Ini merupakan sinyal positif yang memperkuat kepercayaan investor terhadap kualitas pertumbuhan perusahaan,” kata Alif dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).

Dia menambahkan keputusan tersebut tidak hanya mencerminkan profitabilitas yang kuat, tetapi juga menunjukkan kualitas arus kas yang sehat serta pengelolaan modal yang solid. Dengan kondisi tersebut, kapasitas ekspansi MDIY dinilai tetap terjaga meskipun perseroan mulai membagikan laba kepada investor.

Menurutnya, optimisme tersebut ditopang oleh kinerja keuangan sepanjang 2025. MDIY membukukan pendapatan Rp7,9 triliun atau tumbuh 16,7% secara tahunan. Pada saat yang sama, EBITDA meningkat 15,8% menjadi Rp2,6 triliun.

Momentum pertumbuhan itu berlanjut pada awal tahun ini. Pada kuartal I/2026, pendapatan perseroan melonjak 31% menjadi Rp2,4 triliun, sedangkan laba bersih meningkat 36% menjadi Rp307 miliar.

Dari sisi fundamental, MDIY juga mencatatkan arus kas operasional positif sebesar Rp1,06 triliun. Tingkat utang relatif rendah dengan gearing ratio hanya 0,3 kali, memberikan ruang yang cukup bagi perseroan untuk melanjutkan ekspansi jaringan maupun investasi bisnis.

Alif menilai kombinasi pertumbuhan laba, arus kas yang kuat, dan struktur permodalan yang sehat membuat prospek MDIY tetap menarik meskipun perseroan mulai memasuki fase pembagian dividen.

Dia berpendapat dengan dividen Rp17,62 per saham, dividend yield MDIY diperkirakan berada di kisaran 2,2%. Meski tidak tergolong tinggi dibandingkan sejumlah emiten lain, imbal hasil tersebut dinilai menarik karena ditopang oleh prospek pertumbuhan bisnis yang masih kuat.

“Di tengah volatilitas pasar yang terjadi belakangan ini, keberadaan dividen dapat menjadi sentimen tambahan yang positif. Investor tidak hanya memperoleh eksposur terhadap pertumbuhan bisnis MDIY, tetapi juga mendapatkan aliran kas melalui dividen,” kata Alif.

Prospek tersebut semakin diperkuat oleh strategi operasional perseroan yang tetap agresif menjaga daya saing. Di tengah kenaikan harga minyak dan bahan baku global, MDIY menegaskan tidak akan menaikkan harga jual kepada konsumen.

Alif menyebut, langkah itu menunjukkan keyakinan manajemen terhadap kekuatan model bisnis dan kondisi keuangan perseroan, sekaligus membuka peluang mempertahankan pertumbuhan penjualan di tengah tantangan ekonomi yang masih berlangsung.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, Direktur Utama MDIY Edwin Cheah mengatakan kondisi ini menandai pembagian dividen perdana perseroan sejak mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

Edwin menilai keputusan ini didukung oleh kinerja tahun buku 2025 yang mencatat laba bersih sebesar Rp1,1 triliun dengan pendapatan mencapai Rp7,9 triliun, tumbuh 16,7% dibandingkan tahun sebelumnya.

"Para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp17,62 per saham. Ini merupakan pembagian dividen perdana sejak perseroan tercatat di bursa," ujarnya melalui keterangan RUPST, Kamis (11/6/2026).

Pembagian dividen, lanjutnya, juga mencerminkan kekuatan fundamental bisnis perusahaan serta kepercayaan para pemegang saham terhadap kemampuan eksekusi dan pendekatan pertumbuhan jangka panjang yang terus dijalankan secara disiplin.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#daya-intiguna-yasa #mr-diy #mdiy #dividen-mdiy #ipo-mdiy #laba-mdiy

https://market.bisnis.com/read/20260612/189/1980522/tebar-dividen-rp443-miliar-momentum-mdiy-perkuat-daya-tarik-saham