Harga Token Listrik 16-21 Juni 2026, Beli Rp 50.000 Dapat Berapa kWh?
Harga token listrik pekan ini, 16-21 Juni 2026, telah ditetapkan secara resmi. Cek tarif listrik yang berlaku dan cara hitung kWh yang didapatkan.
(Kompas.com) 16/06/26 07:04 251071
KOMPAS.com – Harga token listrik pekan ini, pada 16-21 Juni 2026, penting diketahui para pelanggan listrik prabayar. Pengguna token perlu memastikan saldo kWh tetap tersedia agar pasokan listrik di rumah tetap menyala.
Berbeda dengan pulsa telepon yang dihitung berdasarkan nominal, token listrik dikonversi menjadi energi listrik dalam satuan kilowatt hour (kWh). Jumlah kWh yang diperoleh setiap pelanggan bisa berbeda meskipun nilai pembelian tokennya sama.
Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh tarif listrik sesuai golongan daya pelanggan serta besaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang berlaku di masing-masing daerah.
Lalu, berapa jumlah kWh yang diperoleh jika membeli token listrik Rp 50.000 pada 16-21 Juni 2026?
Harga token listrik 16-21 Juni 2026
Tarif listrik PLN yang berlaku masih mengacu pada ketentuan Tarif Tenaga Listrik (TTL) Triwulan II-2026. Belum ada penyesuaian tarif dasar listrik bagi pelanggan nonsubsidi.
Dengan demikian, harga token listrik PLN yang berlaku pada 16-21 Juni 2026 masih sama seperti periode sebelumnya.
Sebagai informasi, evaluasi tarif listrik nonsubsidi biasanya dilakukan setiap tiga bulan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator ekonomi, seperti nilai tukar rupiah, inflasi, Indonesian Crude Price (ICP), dan Harga Batubara Acuan (HBA).
Meski demikian, pemerintah memutuskan tarif listrik untuk Triwulan II-2026 tidak mengalami perubahan guna menjaga daya beli masyarakat.
KOMPAS.com/MELA ARNANI Ilustrasi tarif listrik Juni 2026. Tarif listrik per kWh. Harga listrik. Tarif listrik 2026. Harga per kWh. Tarif listrik Juni 2026 semua golongan pelanggan PLN.Tarif listrik PLN Juni 2026
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, berikut tarif listrik per kWh untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi:
- 900 VA (R-1/TR): Rp 1.352 per kWh
- 1.300 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
- 2.200 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
- 3.500 VA-5.500 VA (R-2/TR): Rp 1.699,53 per kWh
- 6.600 VA ke atas (R-3/TR): Rp 1.699,53 per kWh
Mengetahui tarif listrik sesuai golongan daya penting agar pelanggan dapat memperkirakan jumlah kWh yang akan diterima saat membeli token.
Cara menghitung kWh token listrik
Untuk mengetahui jumlah kWh yang diperoleh, pelanggan dapat menggunakan rumus berikut (Nominal token – PPJ) ÷ tarif listrik per kWh.
Perlu diketahui, besaran PPJ berbeda di setiap wilayah. Dalam simulasi berikut digunakan PPJ sebesar 3 persen, pelanggan rumah tangga daya 1.300 VA pembelian token Rp 50.000.
- Nominal pembelian: Rp 50.000
- PPJ 3 persen: Rp 1.500
- Saldo setelah dipotong PPJ: Rp 48.500
- Tarif listrik: Rp 1.444,70 per kWh
Perhitungan: (Rp 50.000 - Rp 3.000) ÷ Rp 1.444,70 = 33,57 kWh
Dengan demikian, pembelian token listrik Rp 50.000 setara dengan sekitar 33,57 kWh.
Itulah harga token listrik pada 16-21 Juni 2026. Pelanggan prabayar secara rutin dapat memantau sisa kWh di meteran listrik agar tidak kehabisan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#listrik #tarif-listrik #pln #token-listrik #tarif-listrik-pln #harga-token-listrik #tarif-listrik-pln-juni-2026