Indef sebut KDKMP berpotensi jadi sumber baru pendapatan desa
Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berpotensi menjadi sumber baru pendapatan desa ...
(Antara) 19/06/26 16:09 254619
syarat utamanya adalah koperasi harus menghasilkan laba yang berkelanjutan, bukan sekadar bergantung pada suntikan modal pemerintah
Jakarta (ANTARA) - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berpotensi menjadi sumber baru pendapatan desa apabila mampu mengelola berbagai unit usaha secara profesional.
Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufikurahman mengatakan keberadaan KDKMP dapat memperkuat aktivitas ekonomi desa sekaligus memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui berbagai kegiatan usaha yang dijalankan koperasi seperti gerai sembako, pupuk, logistik dan simpan pinjam
"Kontribusinya terhadap PADes memang bisa meningkat setiap tahun. Namun, syarat utamanya adalah koperasi harus menghasilkan laba yang berkelanjutan, bukan sekadar bergantung pada suntikan modal pemerintah," kata Rizal saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Meski demikian, Rizal mengingatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa hanya dapat terwujud apabila koperasi memiliki model bisnis yang sehat serta mampu tumbuh dan berkembang dalam jangka panjang.
Ia menjelaskan pada prinsipnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi yang membagikan keuntungan, tetapi juga perlu membangun kapasitas usaha agar dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Selain berpotensi menambah pendapatan desa, ia menilai KDKMP juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai manfaat ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan usaha koperasi, termasuk pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha (SHU).
Sesuai prinsip koperasi, penerima manfaat utama dari pembagian SHU adalah anggota karena mereka ikut menanamkan modal dan bertransaksi di dalam koperasi.
Sementara itu, lanjut dia, masyarakat desa yang belum menjadi anggota tetap dapat menikmati manfaat secara tidak langsung, seperti akses kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, kemudahan memperoleh pembiayaan, serta bertambahnya kesempatan kerja.
“Dengan skema seperti ini, manfaat ekonomi menjadi lebih adil sekaligus mendorong masyarakat untuk aktif menjadi anggota dan memperkuat koperasi sebagai penggerak ekonomi desa,” ucap Rizal.
Pemerintah memastikan sebagian besar keuntungan KDKMP akan kembali kepada masyarakat desa, sementara sisanya digunakan untuk memperkuat kapasitas pembangunan desa melalui PADes.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyatakan sebanyak 80 persen keuntungan KDKMP akan dikembalikan kepada masyarakat desa, sedangkan 20 persen sisanya menjadi Pendapatan Asli Desa.
Menurut Yandri, keberadaan Kopdes Merah Putih juga akan memperkuat kemandirian ekonomi desa karena aset usaha yang dibangun nantinya menjadi milik desa.
Aset tersebut antara lain berupa gudang, truk distribusi, kendaraan operasional, hingga sarana pendukung usaha lainnya.
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
#kdmp #koperasi-merah-putih #kopdes-merah-putih #indef #pades