Tanggapi Aspirasi Pengemudi Ojol, Gubernur Bobby Siap Jadi Penghubung ke DPR
Gubernur Sumut Bobby Nasution siap jadi penghubung pengemudi ojol ke DPR RI untuk sampaikan aspirasi terkait regulasi perlindungan dan kesejahteraan.
(Bisnis.Com) 20/06/26 19:33 255334
Bisnis.com, MEDAN - Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan siap menjadi penghubung para pengemudi transportasi online agar dapat menyampaikan aspirasi secara langsung ke anggota DPR RI asal Sumut.
Hal itu disampaikan Bobby usai menerima audiensi perwakilan ojek online (ojol) di Sumut sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan para pengemudi, yakni dengan mendorong hadirnya regulasi yang lebih kuat untuk melindungi pekerja transportasi online.
"Kami akan sampaikan ke DPR RI dapil Sumut. Kami siap mempertemukan abang-abang ojol untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung," kata Bobby Nasution, dikutip Jumat (19/6/2026).
Bobby menjelaskan pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online (Ojek Online).
Dia menyebut kebijakan itu perlu diapresiasi sebagai langkah positif untuk memberikan perlindungan dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojol.
Salah satu poin penting dalam regulasi tersebut yakni pembatasan potongan biaya aplikasi maksimal 8% bagi aplikator, dari sebelumnya mencapai 20%.
Bobby mengatakan pihaknya memahami tuntutan para pengemudi yang salah satunya meminta agar regulasi tersebut ditingkatkan menjadi undang-undang.
Namun proses pembentukan undang-undang membutuhkan waktu dan tahapan yang lebih panjang sehingga Perpres disebut menjadi instrumen yang dapat segera diterbitkan untuk menjawab kebutuhan mendesak di lapangan.
"Tetapi tuntutan ini akan kami tindaklanjuti. Kami akan coba suarakan juga ke pusat," kata dia.
Adapun dalam aksi unjuk rasa pengemudi ojek online yang tergabung dalam Solidaritas Ojol Bersatu (Sobat) Sumut pada Kamis (18/6/2026) menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah dan aplikator, di antaranya terkait kenaikan tarif layanan penumpang, jasa pengantaran barang dan makanan, tarif bersih dan kehadiran UU Transportasi Online.
Ketua Solidaritas Ojol Bersatu (Sobat) Timbul Siahaan mengatakan selain tuntutan yang bersifat nasional, pihaknya juga meminta pemerintah daerah di Sumut menaruh perhatian pada permasalahan yang dialami pengemudi.
"Di Medan itu, soal bagaimana membebaskan biaya parkir untuk layanan antar paket dan makanan," ujar Timbul.
Para pengemudi juga meminta agar bisa mendapatkan jaminan kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan.
Audiensi antara Gubernur Sumut dan Sobat Medan ini menghasilkan beberapa poin penting untuk ditindaklanjuti, antara lain kajian mengenai pembebasan biaya parkir bagi pengemudi ojol saat melakukan layanan pengantaran makanan dan paket.
Kajian ini akan dibahas lebih lanjut dalam penyusunan regulasi pendukung.
Selain itu, para pengemudi juga diingatkan untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta membangun komunikasi aktif dalam mengawal kebijakan aplikator yang dinilai memberatkan mitra pengemudi.
#ojek-online #pengemudi-ojol #gubernur-sumut #aspirasi-ojol #dpr-ri-sumut #regulasi-transportasi-online #perpres-27-2026 #perlindungan-pengemudi-ojol #potongan-biaya-aplikasi #undang-undang-transportas