Bos Pos Indonesia Ungkap Rencana Konsolidasi 9 BUMN Logistik, Holding Dibentuk Bertahap hingga 2027

Bos Pos Indonesia Ungkap Rencana Konsolidasi 9 BUMN Logistik, Holding Dibentuk Bertahap hingga 2027

7 perusahaan logistik BUMN akan bergabung di bawah PT MTI pada 1 Juli 2026, lalu berada sepenuhnya di bawah Pos Indonesia 2027.

(Kompas.com) 22/06/26 17:42 256492

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Daud Joseph mengungkapkan rencana konsolidasi sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) sektor logistik ke dalam satu entitas.

Ia mengatakan, mulai 1 Juli 2026 sebanyak 7 perusahaan logistik pelat merah akan bergabung ke dalam PT Multi Terminal Indonesia (MTI). Ini menjadi tahap awal pembentukan holding BUMN logistik yang berada di bawah Pos Indonesia.

"Tujuh perusahaan yang di awal Juli nanti, 1 Juli, akan bergabung dalam satu perusahaan yang namanya PT MTI atau Multi Terminal Indonesia," ungkap Daud dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Adapun 7 perusahaan yang akan bergabung yakni PT Multi Terminal Indonesia (MTI) dan PT Prima Indonesia Logistik (PIL) milik Pelindo, PT Pos Logistik Indonesia (Poslog) milik Pos Indonesia, PT Sarana Bandar Logistik (SBL) milik PT Pelni, PT KBN Prima Logistik (KPL) milik Danareksa, PT Varia Usaha Dharma Segara (VUDS) milik Semen Indonesia Group, serta PT Krakatau Jasa Logistik (KJL) milik Krakatau Steel.

Daud menjelaskan, pada 1 Juli 2026, nantinya struktur kepemilikan saham PT MTI terdiri dari Pelindo sebesar 73 persen, Pos Indonesia sebesar 9 persen, dan 17 persen dimiliki oleh lima perusahaan lainnya.

Namun, pada 2027 seluruh saham perusahaan itu direncanakan berada di bawah Pos Indonesia.

"Mekanismenya nanti seperti apa, itu akan diatur berikutnya menggunakan mekanisme yang paling optimal. Di mana pada ujungnya nanti di tahun 2027, semua 7 perusahaan ini akan ada di bawah Pos Indonesia 100 persen," jelas dia.

Lebih lanjut, ia menuturkan, berdasarkan surat dari Danantara Indonesia, konsolidasi akan diperluas dengan masuknya PT Semen Indonesia Logistik (Silog) dan PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog).

Silog merupakan perusahaan yang bergerak sebagai pemilik kargo (cargo owner) semen beserta layanan pendukungnya, sedangkan Pilog menjadi pemilik kargo pupuk dan ekosistem pendukungnya.

Dengan demikian, jumlah perusahaan yang tergabung dalam holding BUMN logistik akan bertambah menjadi 9 perusahaan.

"Nantinya berarti sudah ada 9 BUMN logistik yang bergabung di bawah perusahaan Pos Indonesia," kata Daud.

Menurut dia, penggabungan perusahaan-perusahaan logistik tersebut akan menciptakan sinergi yang lebih luas, terutama dalam pemanfaatan jaringan distribusi.

Perusahaan yang selama ini hanya memiliki kekuatan di wilayah tertentu dapat memanfaatkan jaringan perusahaan lain untuk memperluas cakupan layanan ke berbagai daerah di Indonesia.

"Sehingga nanti anak perusahaan ini akan lengkap lini bisnisnya di seluruh Indonesia. Jumlah yang hari ini hanya ada 78 titik kumulatif nantinya bisa bertambah menjadi sekitar 150 atau bahkan 160 lini bisnis," kata dia.

Selain memperluas jaringan distribusi, Daud menilai konsolidasi tersebut berpotensi menekan biaya logistik nasional.

Ia bilang, selama ini setiap mata rantai logistik dijalankan oleh perusahaan yang berbeda sehingga masing-masing mengambil margin keuntungan sendiri.

Menurutnya, setelah seluruh layanan berada dalam satu perusahaan, duplikasi margin keuntungan dapat dikurangi sehingga biaya logistik menjadi lebih efisien.

"Nantinya setelah digabung menjadi satu perusahaan, profit margin-nya hanya menjadi satu. Sehingga akan bisa memotong duplikasi profit margin dan menurunkan biaya logistik secara keseluruhan," ucap Daud.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#pos-indonesia #konsolidasi-bumn-logistik #multi-terminal-indonesia #efisiensi-logistik-nasional

https://money.kompas.com/read/2026/06/22/174200326/bos-pos-indonesia-ungkap-rencana-konsolidasi-9-bumn-logistik-holding-dibentuk