Soal Pemadaman Listrik Bergilir, Airlangga: PLN Janji Kondisi Normal Usai Juni

Soal Pemadaman Listrik Bergilir, Airlangga: PLN Janji Kondisi Normal Usai Juni

Pemerintah memastikan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Jawa akan berakhir setelah Juni 2026. PLN berkomitmen normalisasi pasokan listrik.

(Kompas.com) 25/06/26 09:27 259213

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memastikan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah akan segera berakhir.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sesuai komitmen PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN ke pemerintah, masalah ini akan selesai setelah Juni mendatang.

"Kemarin PLN sudah menjanjikan sesudah bulan Juni akan normal," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (24/6/2026) malam.

KOMPAS.com / Yulian Isna Sri Astuti Ilustrasi listrik padam di Surabaya. PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surabaya Utara dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kenjeran melakukan penghentian sementara aliran listrik pada hari ini, Rabu (24/6/2026).

Airlangga mengakui gangguan pasokan listrik telah memengaruhi sejumlah sektor, terutama industri yang beroperasi di Pulau Jawa.

Namun, dia belum bisa merincikan sejauh mana dampak yang ditimbulkan terhadap aktivitas ekonomi.

"Ya tentu, beberapa sektor terutama di Jawa kan terkait dengan beberapa industri," ucapnya.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) mengakui adanya kendala teknis operasional pembangkit dan gangguan pada dua unit pembangkit besar yang menyebabkan penurunan kemampuan pasokan listrik di sistem kelistrikan Pulau Jawa.

Kondisi tersebut membuat PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah, alias pemadaman bergilir.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto mengatakan, meski terdapat gangguan pada pembangkit, sistem kelistrikan Jawa saat ini masih beroperasi dan terkendali dengan baik.

"Namun demikian, untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah," ucapnya dalam keterangan resmi, Jumat (19/6/2026).

magnific ilustrasi listrik

Ia menjelaskan, terdapat kendala teknis operasional pembangkit bersamaan dengan dua unit pembangkit besar mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara.

Kondisi ini berdampak pada penurunan kemampuan sistem pasokan listrik.

Menurut Gregorius, PLN saat ini terus melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan pasokan.

Perseroan bekerja sama dengan berbagai pihak guna mempercepat perbaikan pembangkit yang mengalami gangguan.

Berdasarkan catatan Kompas.com, sejumlah wilayah di Jawa mengalami padam listrik selama beberapa hari terakhir dengan durasi mencapai berjam-jam.

Terpantau pemadaman terjadi pada wilayah Kabupaten Demak, Semarang, Solo di Jawa Tengah, Kota Bekasi, Bandung di Jawa Barat, serta Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo, Gresik di Jawa Timur.

Pada Jumat (19/6/2026), sejumlah wilayah di Kota Bekasi kembali mengalami pemadaman listrik.

Wilayah terdampak di antaranya yakni pada jalur Penyulang Holy, meliputi Perumnas 3, Jalan Pulau Bangka, Jalan Kalimantan, Jalan Singkep, Jalan Bintan, Jalan Pulau Sulawesi, Jalan Sumatera, Jalan Pulau Jawa, Jalan Pulau Panaitan, hingga Kampung Rawa Aren.

Lalu wilayah Mutiara Gading Timur, Graha Harapan, Jalan Bayan, serta Ciketing Rawamulya.

Kemudian pada Jalan Raya Narogong, Jalan Cipendawa Baru, RSUD Bantar Gebang, serta Perumahan Cluster Natura.

Begitu pula dengan sejumlah wilayah Kota Semarang masih mengalami pemadaman listrik secara bergantian.

Gelombang pemadaman listrik terjadi sudah sejak pekan lalu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#pemadaman-listrik-bergilir #pulau-jawa #pln #airlangga-hartarto

https://money.kompas.com/read/2026/06/25/092700826/soal-pemadaman-listrik-bergilir-airlangga--pln-janji-kondisi-normal-usai-juni