Pemerintah Siapkan Strategi Baru agar Bandara Kertajati Tak Lagi Sepi
Pemerintah genjot Bandara Kertajati di Majalengka agar optimal. Fokus pada MRO, Aerospace Park, relokasi industri, dan peningkatan penerbangan haji/umrah.
(Kompas.com) 27/06/26 12:45 261501
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan memastikan pemerintah tetap berupaya untuk mengoptimalkan operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka.
"Kita terus mendorong Bandara Kertajati agar semakin optimal. Tidak hanya untuk penerbangan penumpang, tetapi juga berbagai kegiatan kebandaraan seperti maintenance, repair, and overhaul (MRO),” ujar Menhub di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
“Saat ini sudah berproses pemindahan fasilitas perawatan helikopter ke Kertajati dan ada pembicaraan dengan pihak pabrikan dari Amerika terkait kegiatan perawatan pesawat," lanjut Dudy.
Dok. Kemenhub Menhub Dudy Purwagandhi.Ia menambahkan pemerintah terbuka terhadap berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan utilisasi Bandara Kertajati sebagai pusat industri penerbangan.
"Kegiatan apa pun yang berkaitan dengan kebandaraan pasti akan kita dorong, baik penerbangannya maupun kegiatan operasional dan perawatan pesawat. Fokus kita adalah memastikan Bandara Kertajati dapat beroperasi secara optimal," ujar Dudy.
Sebagai informasi, Bandara Internasional Kertajati saat ini tengah menghadapi tantangan dalam meningkatkan jumlah penumpang akibat belum seimbangnya permintaan pasar penerbangan serta perubahan pola operasional maskapai setelah pandemi Covid-19.
Untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset tersebut, pemerintah bersama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) menyiapkan berbagai strategi transformasi.
Salah satunya dengan mengembangkan Kertajati sebagai Aerospace Park yang dilengkapi fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) atau pusat perawatan pesawat di atas lahan sekitar 84 hektar.
Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi pusat perawatan armada pesawat nasional sekaligus mendorong tumbuhnya industri dirgantara di kawasan tersebut.
KOMPAS.com/HANDHIKA RAHMAN Potret depan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jumat (6/2/2026)Selain itu, pemerintah juga mendorong relokasi berbagai aktivitas industri penerbangan dan pertahanan ke Kertajati, termasuk pengembangan fasilitas perawatan pesawat dan helikopter.
Di sektor angkutan udara, pemerintah mengusulkan agar keberangkatan jemaah haji dan umrah asal Jawa Barat semakin dipusatkan melalui Bandara Kertajati guna meningkatkan utilisasi bandara.
Di sisi lain, berbagai insentif juga disiapkan untuk menarik minat maskapai membuka rute baru, di antaranya pemberian subsidi biaya pendaratan pesawat hingga 50 persen.
Upaya tersebut turut didukung dengan peningkatan aksesibilitas menuju bandara melalui Jalan Tol Cisumdawu dan Tol Cipali, sehingga waktu tempuh dari berbagai kota di Jawa Barat menuju Bandara Kertajati menjadi semakin singkat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#bijb #bandara-kertajati #aerospace-park #optimalisasi-mro #jamaah-haji-umrah