Prabowo Minta Personel Polri Kuasai Teknologi dan AI
Presiden Prabowo meminta personel Polri menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, hingga kecerdasan buatan atau (AI).
(Bisnis.Com) 01/07/26 10:16 264717
Bisnis.com, BOGOR — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam pesan utama kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Pusat Latihan Brimob, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026). Salah satunya adalah menguasai teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
"Di momen Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, saya ingin menyampaikan beberapa pesan saya sebagai Presiden Republik Indonesia," ujar Prabowo mengawali penyampaian pesannya.
Pesan pertama, Presiden meminta seluruh anggota Polri menjaga kepercayaan masyarakat sebagai modal utama dalam menjalankan tugas.
"Pertama, jagalah kepercayaan rakyat. Karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi," katanya.
Kedua, Prabowo meminta Polri terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung dan pelayan publik.
Prabowo mengingatkan bahwa seluruh fasilitas yang dimiliki aparat berasal dari uang rakyat sehingga harus digunakan sepenuhnya untuk melayani masyarakat.
"Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat. Semua perlengkapan kita dari rakyat. Karena itu kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita," katanya.
Pesan ketiga berkaitan dengan penegakan hukum yang adil. Presiden meminta Polri berani membela kebenaran tanpa pandang bulu.
Selanjutnya, Prabowo menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia Polri agar mampu menghadapi perkembangan kejahatan yang semakin kompleks.
Dia meminta personel Polri menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, hingga kecerdasan buatan atau (AI).
"Terus tingkatkan profesionalisme saudara. Kuasai ilmu pengetahuan, kuasai teknologi, kuasai kecerdasan buatan. Kejahatan masa kini dan masa depan hanya bisa dikalahkan oleh aparat yang selalu belajar, yang cerdas dan yang handal," katanya.
Pesan kelima, Presiden menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga. Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan maupun mendukung pembangunan nasional.
"Polri tidak bisa bekerja sendiri. Harus selalu bersama institusi lain, bersama TNI, bersama pemerintah, bersama semua institusi pemerintah, bersama tokoh masyarakat, bersama ulama, bersama akademisi, bersama media, bersama pengusaha, bersama petani, nelayan, dan buruh, bersama seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
Terakhir, Prabowo meminta institusi Polri terus melakukan pembenahan internal dengan mengedepankan sikap rendah hati dan terbuka terhadap kritik.
"Jangan pernah berhenti memperbaiki diri. Jangan sombong. Semakin berisi semakin menunduk. Rendah hati tidak berarti rendah diri. Justru mereka yang kuat akan semakin sopan dan semakin berperilaku baik," kata Prabowo.
Dia menambahkan bahwa institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar, sedangkan institusi yang kuat adalah institusi yang berani melakukan perubahan.
"Institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar. Institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah. Institusi yang dicintai oleh rakyat adalah institusi yang selalu rendah hati," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi kepada Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran Polri atas berbagai upaya reformasi yang telah dilakukan.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada Kapolri beserta seluruh jajarannya yang terus melakukan pembenahan organisasi, meningkatkan profesionalisme, meningkatkan disiplin, memperkuat pelayanan publik, dan membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa," tutur Prabowo.
Menutup amanatnya, Presiden mengingatkan seluruh personel Polri untuk menjaga kehormatan institusi dan mengutamakan kepentingan bangsa.
"Jagalah kehormatan Kepolisian Republik Indonesia. Dan yang paling penting, jagalah bangsa dan rakyat Indonesia," kata Prabowo.
Prabowo kemudian mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 seraya menegaskan kembali komitmen Polri sebagai pelindung masyarakat.
"Dirgahayu ke-80 Kepolisian Negara Republik Indonesia. Polri untuk masyarakat, Polri Presisi untuk Indonesia Maju. Selalu bersama rakyat, selalu menjaga Indonesia. Polri di depan sebagai Bhayangkara bangsa Indonesia," tandas Prabowo.
#prabowo #prabowo-subianto #polri #ai #kecerdasan-buatan #teknologi-ai #digital