Strategi Hilirisasi AMMN Potensi Perkuat Pendapatan Jangka Panjang

Strategi Hilirisasi AMMN Potensi Perkuat Pendapatan Jangka Panjang

PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) berpotensi meningkatkan pendapatan jangka panjang melalui hilirisasi, dengan fokus pada produksi katoda tembaga dan emas murni.

(Bisnis.Com) 01/07/26 15:47 265380

Bisnis.com, JAKARTA — PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) dinilai berpotensi meningkatkan kualitas pendapatan dalam jangka panjang seiring dengan upaya transformasi bisnis melalui hilirisasi.

Dalam riset BRI Danareksa Sekuritas, dikutip Rabu (1/7/2026), pada kuartal I/2026 fasilitas smelter dan Precious Metal Refinery (PMR) milik AMMN telah menghasilkan sekitar 27,7 ribu ton katoda tembaga dan 66,2 ribu ons emas murni.

Menurut BRI Danareksa, AMMN kini bertransformasi dari perusahaan yang selama ini menjual konsentrat menjadi produsen logam terintegrasi yang menghasilkan produk akhir berupa katoda tembaga dan emas murni sesuai standar internasional.

Analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Andhika Audrey Eko Nugroho, menilai perubahan ini memberikan nilai tambah lebih tinggi sekaligus meningkatkan ketahanan bisnis terhadap dinamika industri pertambangan global.

"Mulai kuartal II/2026, setelah berakhirnya izin ekspor konsentrat pada April 2026, kinerja AMMN diperkirakan akan berasal dari penjualan katoda tembaga dan emas murni," seperti dikutip dalam riset.

BRI Danareksa juga menyoroti proyek fasilitas pengolahan baru yang saat ini memasuki tahap akhir pembangunan. Fasilitas tersebut dijadwalkan mulai menerima bijih pertama pada paruh kedua tahun ini dan akan meningkatkan kapasitas pengolahan dari sekitar 40 juta ton per tahun menjadi sekitar 85 juta ton per tahun.

Peningkatan kapasitas tersebut diperkirakan bisa mendukung pertumbuhan volume produksi dalam beberapa tahun mendatang, baik untuk menopang operasi Batu Hijau maupun pengembangan proyek Elang sebagai sumber pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Secara jangka menengah, lanjutnya, produksi katoda tembaga diproyeksikan terus meningkat seiring kenaikan utilisasi smelter, sementara produksi emas murni juga diperkirakan tumbuh signifikan seiring optimalisasi PMR.

BRI Danareksa menilai AMMN berada pada awal siklus pertumbuhan baru, ditopang oleh peningkatan produksi Tambang Batu Hijau Fase 8 serta kontribusi bisnis hilirisasi yang mulai menghasilkan produk logam bernilai tambah lebih tinggi.

Andhika menilai masa transisi operasional yang terjadi sepanjang 2025 mulai berakhir dan membuka peluang pertumbuhan kinerja yang lebih kuat mulai tahun ini.

“AMMN memasuki siklus pertumbuhan laba yang signifikan pada 2026 setelah melewati masa transisi pengembangan Fase 8 Batu Hijau,” tulis BRI Danareksa dalam risetnya.

Indikasi pemulihan tersebut terlihat pada kuartal I/2026 ketika volume bijih segar yang ditambang meningkat menjadi 38 juta ton, dibandingkan sekitar 1 juta ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut mendorong produksi konsentrat mencapai 167,8 ribu metrik ton kering (dry metric tonnes - dmt), meningkat 110% secara tahunan. Produksi tersebut mengandung sekitar 101 juta pon tembaga dan 136 ribu ons emas.

Pemulihan produksi Batu Hijau diperkirakan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan kinerja AMMN sepanjang 2026. BRI Danareksa memperkirakan pendapatan perseroan mencapai sekitar US$4 miliar pada tahun ini, meningkat 117% dibandingkan tahun sebelumnya. EBITDA diproyeksikan tumbuh 97% menjadi sekitar US$2 miliar.

BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi ‘Buy’ untuk saham AMMN dan target harga Rp6.000 per saham.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#hilirisasi-ammn #pendapatan-jangka-panjang #transformasi-bisnis #smelter-ammn #katoda-tembaga #emas-murni #logam-terintegrasi #nilai-tambah #kapasitas-pengolahan #produksi-batu-hijau #proyek-elang #pe

https://market.bisnis.com/read/20260701/189/1984791/strategi-hilirisasi-ammn-potensi-perkuat-pendapatan-jangka-panjang