Proyek KCJB Lagi Disorot, Prabowo Mau Kereta Cepat Terhubung Sampai Banyuwangi
Prabowo ingin Kereta Cepat Jakarta-Bandung diperpanjang hingga Banyuwangi untuk pemerataan pembangunan. Pemerintah tengah negosiasi utang proyek ini.
(Bisnis.Com) 04/11/25 11:42 26738
Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto disebut meminta agar pengembangan jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh tidak hanya sampai Surabaya, Jawa Timur saja, melainkan juga sampai ke Banyuwangi.
Usai menghadiri rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/11/2025), Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menyebut Presiden ingin pengembangan jalur Kereta Cepat bisa memeratakan pembangunan.
"Beberapa saat yang lalu, Bapak Presiden menyampaikan kenapa tidak Jakarta-Surabaya, bahkan sampai dengan Banyuwangi. Harapannya akan membuka atau memberikan jalan bagi pemerataan pembangunan," ujarnya kepada wartawan, dikutip Selasa (4/11/2025).
AHY menyebut pengembangan jalur Whoosh diharapkan bisa mendorong keadilan dan pemerataan wilayah, sehingga tidak ada masyarakat yang tertinggal dan tidak terjangkau.
Di sisi lain, dia menyebut pemerintah optimistis sebagaimana dengan arahan Presiden dalam negosiasi penanganan utang Whoosh yang saat ini tengah bergulir. Rencananya, pemerintah dan Danantara akan mengajukan restrukturisasi utang proyek strategis nasional (PSN) senilai US$7 miliar itu.
AHY, yang juga menjabat Dewan Pengawas Danantara, juga menyebut pihaknya terus menjalin komunikasi dengan pihak China selaku pemberi piutang kepada Indonesia melalui China Development Bank (CDB). Dia menyebut urusan pengembangan jalur Whoosh akan dilakukan lebih intensif setelah negosiasi restrukturisasi utang diselesaikan.
Selain negosiasi dengan China, pemerintah dan Danantara juga tengah saling bernegosiasi untuk ikut menyertakan APBN dalam pelunasan utang. Salah satu opsi yang dipertimbangkan yakni dengan menyerahkan prasarana Whoosh kepada pemerintah.
"Dan pada akhirnya kalau itu sudah selesai, kalau itu sudah bisa kita carikan solusi yang terbaik, barulah kita secara bersamaan juga mengembangkan kereta cepat untuk jalur-jalur berikutnya," pungkas AHY.
Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan juga menyebut Whoosh akan diteruskan dari Bandung menuju Kertajati, Purwokerto, Purworejo, Cilacap, Solo hingga Surabaya.
"Kita sudah tahu juga mengalami pelajaran [dari proyek Kereta Cepat] Jakarta-Bandung. Jangan bikin banyak tunnel [terowongan], karena tunnel mahal. Jangan banyak pembebasan tanah, untuk apa? Kita align [sejajarkan] aja jalan kereta api atau jalan mobil yang ada," ujar pria yang juga menjabat Ketua Komite Kereta Cepat itu, Oktober 2025 lalu di Jakarta.
#kereta-cepat #prabowo-kereta-cepat #kereta-cepat-banyuwangi #pengembangan-kereta-cepat #kereta-cepat-jakarta-bandung #kereta-cepat-surabaya #pemerataan-pembangunan #proyek-strategis-nasional #restrukt