Garuda Jadi Maskapai Haji 2026, Pakar Wanti-Wanti soal Kesiapan Armada

Garuda Jadi Maskapai Haji 2026, Pakar Wanti-Wanti soal Kesiapan Armada

Garuda Indonesia ditunjuk sebagai maskapai haji 2026, namun perlu memastikan kesiapan armada dan koordinasi dengan otoritas Saudi untuk kelancaran operasional.

(Bisnis.Com) 06/11/25 11:23 29481

Bisnis.com, JAKARTA — Penunjukan Garuda Indonesia (GIAA) sebagai maskapai yang melayani penerbangan haji 2026 dinilai sudah tepat oleh pengamat penerbangan. Maskapai pelat merah tersebut dianggap paling siap secara operasional dibandingkan maskapai nasional lainnya.

“Selama ini memang maskapai nasional yang siap melayani penerbangan haji baru Garuda. Jadi memang pantas kalau Garuda yang terpilih,” ujar Pengamat Penerbangan Gatot Rahardjo kepada Bisnis, Kamis (6/11/2025).

Namun, dia juga mengingatkan agar Garuda Indonesia memastikan kesiapan armada sejak dini. Menurut Gatot, ketersediaan pesawat, suku cadang, dan kesiapan teknis menjadi faktor krusial di tengah ketatnya pasokan pesawat global.

“Saat ini isu di penerbangan internasional adalah jumlah pesawat yangready to flyberkurang dan menjadi rebutan seluruh dunia. Jadi Garuda harus memastikan jumlah armada untuk haji mencukupi serta terjamin keselamatannya,” tuturnya.

Selama ini Garuda Indonesia memang kerap menyewa pesawat untuk kebutuhan haji. Untuk itu, persiapan penyewaan harus dilakukan lebih awal agar tidak terkendala ketersediaan armada mendekati musim haji.

Selain aspek teknis, pengamat tersebut juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan otoritas penerbangan Arab Saudi untuk mendapatkan slot penerbangan yang ideal.

Tak hanya itu, sinkronisasi jadwal antara bandara di Indonesia dan Arab Saudi akan berdampak langsung pada kenyamanan jamaah.

“Koordinasi dengan otoritas penerbangan Saudi harus dilakukan untuk mendapatkan slot penerbangan yang baik dan sesuai dengan jadwal di bandara Indonesia,” jelasnya.

Dia menilai dari sisi pelayanan, Garuda Indonesia sudah berpengalaman melayani jamaah haji dengan baik.

Layanannya harus tetap prima, dan seharusnya bisa dilakukan Garuda karena merekafull service airlinedan awak kabinnya sudah berkali-kali dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia,” pungkasnya.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan dua maskapai yakni PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) dan Saudia Airlines untuk melayani jemaah haji Indonesia pada musim haji 1447 Hijriah/2026 masehi.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa pemerintah telah menyelesaikan proses seleksi penyediaan transportasi udara terhadap tujuh maskapai penerbangan, terdiri dari enam maskapai nasional dan satu maskapai asing dari negara tujuan.

“Hasil evaluasi menunjukkan bahwa hanya PT Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines [Saudia] yang memenuhi seluruh persyaratan administratif, teknis, dan operasional yang telah ditetapkan,” kata Irfan dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

#garuda-indonesia #maskapai-haji #penerbangan-haji #kesiapan-armada #pesawat-garuda #suku-cadang-pesawat #penerbangan-internasional #sewa-pesawat-haji #slot-penerbangan #bandara-indonesia #bandara-arab

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251106/98/1926654/garuda-jadi-maskapai-haji-2026-pakar-wanti-wanti-soal-kesiapan-armada