Bank Mandiri (BMRI) Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun kepada 3,58 Juta Penerima

Bank Mandiri (BMRI) Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun kepada 3,58 Juta Penerima

Bank Mandiri menyalurkan BLTS Kesra Rp3,22 triliun ke 3,58 juta penerima sejak 4 November 2025.

(Bisnis.Com) 11/11/25 11:57 34925

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mendapat tugas dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyalurkan dana Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). Penyaluran bantuan telah dilakukan sejak 4 November 2025.

Senior Vice President Government Project 1 Bank Mandiri Sri Dono Indarto menyampaikan dana bantuan yang disalurkan melalui Bank Mandiri sebesar Rp3,22 triliun ditujukan kepada sekitar 3,58 juta rekening penerima yang tersebar di berbagai wilayah Tanah Air.

Sri Dono mengatakan penyaluran dana yang telah berlangsung sejak 4 November 2025 ini dilaksanakan melalui seluruh jaringan kantor cabang, ATM Mandiri, dan Mandiri Agen yang tersebar hingga ke pelosok daerah.

“Sebagai mitra strategis pemerintah, kami memastikan seluruh infrastruktur dan jaringan distribusi kami beroperasi maksimal agar bantuan dapat diterima masyarakat dengan cepat, aman, dan tepat sasaran,” kata Sri Dono dalam keterangan yang diterima Bisnis, Selasa (11/11/2025).

Melalui sinergi ini, Sri Dono meyakini bahwa BLTS Kesra berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat keberlangsungan aktivitas ekonomi di tingkat rumah tangga.

“Kami percaya bahwa setiap rupiah yang tersalurkan kepada masyarakat tidak hanya menjadi bantuan, tetapi juga investasi sosial untuk masa depan bangsa,” pungkasnya.

Program BLTS Kesra merupakan satu dari dua paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan pemerintah pada pertengahan Oktober 2025, berdampingan dengan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi.

Adapun kedua program ini dirancang untuk memperkuat ekonomi nasional melalui peningkatan daya beli, penciptaan lapangan kerja baru, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kala itu menyampaikan, pemberian BLTS Kesra akan dilaksanakan pada Oktober-Desember 2025.

“Akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat. Dan ini lebih tinggi dari BLT sebelumnya, dan ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau kita berasumsi 1 KPM itu adalah ayah, ibu, dan 2 orang anak,” kata Airlangga, mengutip laman Sekretariat Kabinet RI, Selasa (11/11/2025).

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut, penyaluran akan dilakukan melalui himpunan bank milik negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.

Terbaru, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebutkan total KPM bansos reguler dan BLTS dari desil 1 sampai 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) adalah sebanyak 35,04 juta. Dari total tersebut, terdapat 16,3 juta KPM penerima bansos reguler dan BLTS yang telah dilakukan verifikasi dan validasi.

Di samping penerima reguler, terdapat penerima baru BLTS sebanyak 18,7 juta. Dari jumlah tersebut, 16,8 juta di antaranya telah dilakukan verifikasi dengan hasil 12,6 juta dinyatakan layak dan 4,2 juta dinyatakan tidak layak. Sementara itu, 1,9 juta KPM masih dilakukan proses verifikasi.

Adapun Gus Ipul meminta kepada KPM penerima bansos agar memanfaatkan bantuan dengan bijak dan sesuai peruntukannya.“Tidak untuk membeli hal-hal lain yang dilarang oleh ketentuan. Salah satunya untuk berjudi atau judi online, tidak untuk membeli rokok, tidak untuk membayar utang misalnya, tidak untuk hal-hal lain yang di luar peruntukannya. Benar-benar dimanfaatkan dengan baik,” tegas Gus Ipul, mengutip laman resmi Kemensos, Selasa (11/11/2025).

#bank-mandiri #blts-kesra #bantuan-langsung-tunai #penyaluran-dana #kemensos #sri-dono-indarto #jaringan-distribusi #investasi-sosial #daya-beli-masyarakat #ekonomi-nasional #pemberdayaan-masyarakat #h

https://finansial.bisnis.com/read/20251111/90/1927821/bank-mandiri-bmri-salurkan-blts-kesra-rp322-triliun-kepada-358-juta-penerima