Ini Sektor Saham Pilihan Manulife Aset Manajemen Racik Reksa Dana Akhir Tahun
Manulife Aset Manajemen Indonesia memilih saham sektor konsumer untuk reksa dana akhir tahun, berharap daya beli meningkat didukung stimulus dan kebijakan ekonomi.
(Bisnis.Com) 12/11/25 19:47 36784
Bisnis.com, JAKARTA — Manulife Aset Manajemen Indonesia melirik saham-saham sektor konsumer untuk dimasukkan ke dalam keranjang reksa dana kelolaan perseroan. Harapannya daya beli yang dapat terungkit pada akhir tahun akan tercermin dalam kinerja saham konsumer.
Chief Investment Officer-Equity Manulife Aset Manajemen Indonesia Samuel Kesuma menjelaskan bahwa pihaknya memang memiliki ketertarikan terhadap emiten konsumer dalam meracik reksa dana. Hal itu terlebih mengingat ada sejumlah stimulus tunai yang digelontorkan oleh pemerintah belakangan.
Selain itu, berbagai kebijakan yang dinilai pro-pertumbuhan dan penurunan suku bunga, diharapkan mampu memperkuat daya beli yang berimbas pada perekonomian nasional.
“Namun, strategi kami tetap selektif, berfokus pada emiten konsumer dengan fundamental solid dan valuasi menarik, bukan sekadar mengikuti tren sektor,” katanya, Rabu (12/11/2025).
Samuel menegaskan bahwa pihaknya lebih memperhatikan kinerja saham per saham, ketimbang kinerja sektoral dalam meracik reksa dana. Terutama yang berkaitan dengan kinerja fundamental emiten.
Terhadap sektor konsumer, Samuel menilai bahwa pelemahan daya beli masih menjadi tantangan yang serius bagi emiten konsumer. Meskipun begitu, asa membaiknya kinerja emiten konsumer dinilai masih terbuka, di tengah berbagai stimulus dan outlook perbaikan ekonomi.
“Pelemahan daya beli memang masih menjadi tantangan, tetapi outlook perbaikan ekonomi dan kebijakan fiskal memberi ruang bagi sektor consumer untuk tetap masuk dalam portofolio reksa dana saham, bersama sektor finansial,” katanya.
Untuk diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat IKK pada Oktober 2025 sebesar 121,2, naik 6,2 basis poin (bps) dari posisi 115 pada September 2025. Kenaikan ini mengakhiri penyusutan IKK yang terjadi dalam dua bulan sebelumnya secara beruntun yang juga menjadi sinyal perbaikan daya beli.
Sebagai informasi, IKK menunjukkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi mereka terhadap masa depan. IKK merupakan indikator yang dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan konsumsi dan tabungan rumah tangga.
IKK menggunakan tahun acuan dengan nilai 100. Artinya indeks kepercayaan konsumen pada Oktober 2025 berada di zona optimistis atau di atas nilai acuan.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#saham-konsumer #reksa-dana #manulife-aset-manajemen #sektor-konsumer #daya-beli #emiten-konsumer #fundamental-emiten #kebijakan-fiskal #outlook-ekonomi #stimulus-tunai #suku-bunga #portofolio-reksa-da