Produsen Kibif (BEEF) Ekspansi Bisnis Susu Olahan Dukung Program MBG

Produsen Kibif (BEEF) Ekspansi Bisnis Susu Olahan Dukung Program MBG

PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF) ekspansi ke bisnis susu, cold storage, dan penggemukan kerbau untuk dukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan target penjualan Rp180,76 miliar pada 2027.

(Bisnis.Com) 13/11/25 14:48 37407

Bisnis.com, JAKARTA – PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF) membuka tiga kegiatan usaha baru yaitu segmen susu sapi, aktivitas cold storage (gudang pendingin), dan usaha penggemukan kerbau dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melansir keterbukaan informasi pada Rabu (12/11/2025), BEEF mengungkapkan perseroan mendapat mandat dari pemerintah untuk berpartisipasi dalam pemenuhan gizi melalui susu dalam program MBG.

"Penambahan kegiatan usaha baru terhadap kelangsungan usaha perseroan adalah dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di mana perseroan diminta untuk berpartisipasi dalam pemenuhan gizi melalui susu. Saat ini, usaha susu tidak perseroan miliki, sehingga pemerintah meminta perseroan berpartisipasi untuk usaha sapi perah beserta usaha turunannya," tulis manajemen, dikutip Kamis (13/11).

Adapun, tiga kegiatan usaha baru tersebut ditaksir akan berkontribusi atas penjualan senilai Rp83,33 miliar pada 2026, dan akan melesat 116,92% menjadi Rp180,76 miliar pada 2027.

Lebih lanjut, BEEF menambah kegiatan usaha penggemukan kerbau karena melihat adanya kebutuhan yang tinggi. Perseroan melihat kerbau adalah pilihan kedua masyarakat selain daging sapi dan harganya pun lebih terjangkau.

Selain itu, BEF juga akan melakukan penambahan aktivitas cold storage secara komersil. Manajemen mengumumkan saat ini pembangunan cold storage di Subang sudah mencapai 100%, dan cold storage tesebut dapat disewakan.

Total investasi yang dihitung perusahaan untuk menjalankan penambahan tiga kegiatan usaha baru ini sebesar Rp319,37 miliar, dengan komposisi 60% atau Rp191,62 miliar dari utang bank dan 40% atau Rp127,75 miliar bersumber dari modal sendiri.

Manajemen BEEF menghitung penjualan perseroan dari tiga lini bisnis baru itu akan melesat signifikan pada 2027, mencapai Rp180,76 miliar atau naik 116,92% dari estimasi penjualan 2026 sebesar Rp83,33 miliar.

Sementara, laba bersih 2027 yang bersumber dari tiga lini usaha baru tersebut ditaksir sebesar Rp90,49 miliar atau naik dari estimasi laba bersih 2026 mencapai Rp15,36 miliar.

Dalam jangka panjang, penjualan BEEF dari tiga lini usaha tersebut ditaksir mencapai Rp220,45 miliar dengan laba bersih sebesar Rp118,49 miliar pada tahun buku 2030.

Berdasarkan Laporan Keuangan, BEEF sepanjang Januari-September 2025 membukukan penjulan Rp5,02 triliun, naik dari Rp2,64 triliun pada periode yang sama 2024. Penjualan ini berasal dari segmen distribusi dan penjualan sebesar Rp5,01 triliun, pengolahan makanan Rp10,54 miliar, yang kemudian ada faktor eliminasi sebesar Rp8,24 miliar.

Sejalan dengan perbaikan kinerja top line, BEEF dalam 9 bulan pertama 2025 membukukan pertumbuhan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih menjadi Rp99,05 miliar, naik dibanding Rp39,81 miliar pada periode yang sama 2024.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#susu-olahan #program-mbg #estika-tata-tiara #beef-ekspansi #bisnis-susu #cold-storage #penggemukan-kerbau #program-makan-bergizi #investasi-beef #penjualan-beef #laba-bersih-beef #distribusi-susu #usa

https://market.bisnis.com/read/20251113/192/1928560/produsen-kibif-beef-ekspansi-bisnis-susu-olahan-dukung-program-mbg