Mendag Bidik Transaksi Dagang Rp273,5 Triliun dari TEI 2025, Ekspor Terdongkrak

Mendag Bidik Transaksi Dagang Rp273,5 Triliun dari TEI 2025, Ekspor Terdongkrak

Mendag targetkan transaksi Rp273,5 triliun di TEI 2025 untuk dorong ekspor dan investasi, dengan partisipasi 1.619 peserta dan 8.045 buyer dari 130 negara.

(Bisnis.Com) 15/10/25 14:37 4265

Bisnis.com, TANGERANG — Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan ajang pameran dagang internasional Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 ke-40 dapat membukukan nilai transaksi senilai US$16,5 miliar atau sekitar Rp273,54 triliun (asumsi kurs Rp16.578 per dolar AS).

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan transaksi TEI ke-40 ini diharapkan dapat menarik daya tarik investasi dan pertumbuhan ekonomi.

“Kementerian Pedagangan menargetkan capaian transaksi dagang pada TEI 2025 sebesar US$16,5 miliar, yang diharapkan dapat berkontribusi bagi peningkatan ekspor daya tarik investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Budi dalam acara Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (15/10/2025).

Adapun, pameran TEI 2025 berlangsung sejak 15 Oktober—19 Oktober 2025 dengan tema Discover Indonesia\'s Excellence, Trade Beyond Boundaries. Ajang tahunan ini merupakan platform strategis bagi Indonesia untuk memperluas akses pasar global dan memperkuat citra Indonesia di tingkat global yang pada akhirnya akan mendorong ekspor dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dia menuturkan bahwa pameran TEI merupakan salah satu wujud nyata Kementerian Perdagangan dalam merealisasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Pada tahun ini, ujar Budi, ajang TEI memperoleh antusiasme yang tinggi dari para eksportir dan buyer. Perinciannya, sebanyak 1.619 peserta berpartisipasi dalam TEI dan 8.045 orang buyer terdaftar dari 130 negara.

“TEI merupakan program yang strategis dan kolaboratif dalam mendukung hilirisasi dan industrialisasi, untuk meningkatkan ekspor bernilai tambah, memperluas pasar internasional, serta memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok global, sebagai upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas,” terangnya.

Selama 40 tahun terakhir, Budi menyampaikan bahwa TEI berperan dalam menjembatani pertemuan buyer internasional dari mancanegara dengan para produsen dan eksportir dalam negeri, mulai dari eksportir pemula hingga eksportir besar dan berpengalaman.

“Pameran ini dirancang untuk memperkuat citra dan daya tarik produk Indonesia melalui tiga zona utama, yaitu food, beverage and agriculture products, manufacture products, serta services and lifestyle products,” sambungnya.

Adapun, Malaysia tercatat menjadi negara asal buyer yang terbanyak untuk TEI tahun ini, yaitu 769 orang. Menyusul, China sebanyak 605 orang dan India 594 orang.

Sementara itu, sejumlah negara lain yang juga tercatat aktif mendaftar antara lain, Nigeria, Mesir, Filipina, Arab Saudi, Australia, dan Singapura.

#trade-expo-indonesia #tei-2025 #transaksi-dagang #ekspor-indonesia #pertumbuhan-ekonomi #daya-tarik-investasi #pasar-global #produk-indonesia #buyer-internasional #kementerian-perdagangan #indonesia-e

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251015/12/1920511/mendag-bidik-transaksi-dagang-rp2735-triliun-dari-tei-2025-ekspor-terdongkrak