Purbaya Sebut SBY Tak Sepopuler Jokowi Meski Ekonomi Tumbuh 6%
Purbaya menyebut SBY tak sepopuler Jokowi meski ekonomi tumbuh 6%, karena program Jokowi lebih menyentuh masyarakat. Prabowo kini targetkan pertumbuhan 8%.
(Bisnis.Com) 20/11/25 14:16 44436
Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali membandingkan kinerja perekonomian saat pemerintahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Purbaya menyebut telah mengamati perkembangan ekonomi Indonesia selama lebih dari 20 tahun terakhir. Pada 10 tahun pemerintahan SBY, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6% dan turut diwarnai dengan kenaikan PDB per kapita.
"Tetapi kalau kita tanya masyarakat, apa kesannya ke Presiden? Tidak terlalu mendukung. Tidak terlalu populer, tidak sepopuler Pak Joko Widodo," ungkapnya di The Westin Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Sementara itu, pada 10 tahun pemerintahan Jokowi, Purbaya menyebut ekonomi tumbuh hanya bisa mencapai 5%. Akan tetapi, program-program Jokowi lebih banyak menyalurkan program-program yang langsung menyentuh ke masyarakat.
Purbaya, yang mulai menjabat di Kantor Staf Presiden (KSP) hingga menjadi Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada era Jokowi, menyebut kebijakan dimaksud yang membuat popularitas Jokowi lebih tinggi dari SBY.
"Pak Presiden SBY, program-program rakyat yang langsung relatif sedikit, di mata saya dibanding Pak Jokowi, dan dia [SBY] boleh dibilang menyalakan pertumbuhannya ke real sector. Waktu jamannya Pak Jokowi beda, pembangunannya enggak fundamental. Pemerintah membangun infrastruktur di mana-mana, tetapi akibatnya pertumbuhannya enggak cepat-cepat amat, udah 5%," terangnya.
Oleh sebab itu, Purbaya menyebut pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini ingin menjalankan semuanya. Tidak hanya menargetkan pertumbuhan ekonomi 8%, Bendahara Negara pilihan Prabowo itu ingin agar program pemerataan ke masyarakat harus dijaga.
Dengan begitu, program-program \'populis\' seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Koperasi Desa Merah Putih diharapkan bisa menjaga stabilitas nasional.
Stabilitas itu penting, terang Purbaya, apabila bercermin pada saat demo besar-besaran akhir Agustus 2025 lalu. Ekonomi yang dinilainya melambat turut membuat masyarakat turun ke jalan.
"Ketika melambat, masyarakat lapar, ekonomi pertumbuhannya rendah, walaupun ada program tadi MBG dan lain-lain, tetap saja, begitu masyarakat kena [urusan] perutnya, mereka enggak puas, dan turun ke jalan, popularitas pemerintah turun ke level terendah selama presiden yang baru ini," ucapnya.
#perekonomian-indonesia #pertumbuhan-ekonomi-sby #popularitas-jokowi #ekonomi-jokowi #kebijakan-ekonomi-jokowi #infrastruktur-jokowi #program-populis-prabowo #stabilitas-ekonomi-indonesia #demo-ekonomi