Tower Bersama (TBIG) Rancang Emisi Surat Utang Total Rp2,2 Triliun

Tower Bersama (TBIG) Rancang Emisi Surat Utang Total Rp2,2 Triliun

Tower Bersama (TBIG) akan menerbitkan surat utang Rp2,2 triliun, terdiri dari obligasi Rp1,6 triliun dan sukuk ijarah Rp600 miliar, untuk pelunasan utang dan pinjaman.

(Bisnis.Com) 20/11/25 15:18 44529

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten menara telekomunikasi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) menyampaikan akan menerbitkan surat utang senilai total Rp2,2 triliun. Perinciannya, emisi obligasi dengan jumlah pokok sebesar Rp1,6 triliun dan sukuk ijarah sebesar Rp600 miliar.

Dalam prospektusnya, TBIG menyampaikan akan menerbitkan dan menawarkan obligasi berkelanjutan VII TBIG tahap II tahun 2025 dengan jumlah pokok sebesar Rp1,6 triliun. Obligasi ini akan diterbitkan dalam dua seri.

Seri A dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp347.985.000.000 atau Rp347,98 miliar, dengan bunga sebesar 5,5% per tahun dan jangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi. Lalu Seri B dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp1,25 triliun atau Rp1.252.015.000.000 dengan tingkat bunga tetap 5,85% dan tenor 5 tahun.

Sementara itu, Sukuk Ijarah yang akan diterbitkan TBIG adalah sukuk ijarah berkelanjutan tahap II dengan jumlah sisa imbalan ijarah sebesar Rp600 miliar. Sama seperti penerbitan obligasi, sukuk ini akan ditawarkan dalam dua seri.

Seri A dengan jumlah sisa imbalan ijarah sebesar Rp200 miliar, dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp11 miliar per tahun, yang dihitung dari jumlah sisa imbalan ijarah seri A atau sebesar Rp55 juta per Rp1 miliar per tahun, dengan jangka waktu 3 tahun.

Lalu seri B dengan jumlah sisa imbalan ijarah sebesar Rp400 miliar, dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp23,4 miliar per tahun yang dihitung dari jumlah sisa imbalan ijarah seri B atau sebesar Rp58,5 juta per Rp1 miliar, dengan jangka waktu 5 tahun.

TBIG menjelaskan dana dari penerbitan obligasi ini sebesar Rp1,24 triliun atau 78,1% akan digunakan untuk pelunasan seluruh pokok obligasi berkelanjutan VI tahap IV seri A. Sisanya akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman ke BNI.

Lalu untuk penggunaan dana sukuk, seluruh dana akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman ke BNI yang timbul berdasarkan fasilitas pinjaman BNI pada tanggal jatuh tempo.

Masa penawaran obligasi dan sukuk ijarah ini pada 28 November dan 1 Desember 2025, dengan tanggal penjatahan pada 2 Desember 2025, tanggal pengembalian uang pemesanan pada 4 Desember 2025, tanggal distribusi obligasi dan sukuk ijarah secara elektronik 4 Desember 2025, dan tanggal pencatatan obligasi dan sukuk ijarah di BEI pada 5 Desember 2025.

Adapun penerbitan sukuk dan obligasi ini telah memperoleh pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia dengan peringkat AA+(idn) atau double A plus.

Penjamin pelaksana emisi obligasi dan penjamin emisi obligasi ini adalah Indo Premier Sekuritas, Trimegah Sekuritas, CIMB Niaga Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas, Aldiracita Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, dan BCA Sekuritas.

Lalu penjamin pelaksana emisi sukuk dan penjamin emisi sukuk ijarah TBIG adalah Premier Sekuritas, Trimegah Sekuritas, CIMB Niaga Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas, Aldiracita Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, dan OCBC Sekuritas.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) menjadi wali amanat dalam penerbitan surat utang ini.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#tower-bersama #tbig #surat-utang #emisi-obligasi #sukuk-ijarah #obligasi-berkelanjutan #obligasi-tbig #sukuk-tbig #obligasi-seri-a #obligasi-seri-b #sukuk-seri-a #sukuk-seri-b #obligasi-2025 #sukuk-20

https://market.bisnis.com/read/20251120/192/1930395/tower-bersama-tbig-rancang-emisi-surat-utang-total-rp22-triliun