Asosiasi DPLK Proyeksikan Iuran Pensiun Sukarela Tumbuh 9,5% hingga Akhir 2025
Asosiasi DPLK memproyeksikan iuran pensiun sukarela tumbuh 9,5% hingga 2025, didorong stabilitas ekonomi dan alokasi dana korporasi yang meningkat.
(Bisnis.Com) 21/11/25 19:46 46070
Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) memproyeksikan iuran program pensiun sukarela di industri dana pensiun akan tumbuh sekitar 8,5%—9,5% hingga akhir 2025.
Untuk diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai iuran program pensiun sukarela secara keseluruhan tumbuh sebesar 8,56% (year on year/YoY) menjadi Rp28,40 triliun pada September 2025.
“Tren ini akan konsisten hingga akhir 2025.Untuk proyeksi pertumbuhannya akan berada di kisaran 8,5%—9,5% YoY, menyesuaikan dengan realisasi makro ekonomi dan keputusan alokasi dana oleh korporasi,” kata Ketua Umum Asosiasi DPLK Tondy Suradiredja kepada Bisnis, Jumat (21/11/2025).
Adapun, menurut dia asosiasi DPLK melihat tren pertumbuhan pada September 2025 ini sebagai hal yang baik dan memberikan sinyal pemulihan yang kuat. Baginya, faktor yang paling memengaruhi pemulihan ini adalah kondisi makro ekonomi yang lebih stabil.
Oleh sebab itu, lanjutnya, hal tersebut memungkinkan para pemberi kerja ataupun individu mengalokasikan dana pensiun yang lebih besar. Di sisi lain, dia optimistis literasi pensiun semakin meningkat.
“Perlu dicatat bahwa pertumbuhan ini didominasi oleh segmen korporasi. Partisipasi iuran dari pekerja informal terhadap DPLK secara proporsional masih belum signifikan,” ungkapnya.
Meski demikian, dia tetap menganggap tren kenaikan iuran ini sebagai sinyal positif bahwa masyarakat percaya dengan dunia dana pensiun, terlebih apabila DPLK secata kolektif mampu membukukan hasil investasi yang kompetitif.
Sebagai informasi, berdasarkan data OJK nilai iuran program pensiun sukarela ini juga konsisten tumbuh secara bulanan. Per September 2025 iuran naik 12,43% (month to month/MtM) dari Rp25,26 triliun.
Kemudian, apabila dibandingkan dengan posisi tahun lalu pada periode yang sama, nilai iuran program pensiun sukarela sempat terkontraksi 3,23% (YoY) pada September 2024.
Adapun, nilai manfaat program pensiun sukarela per September 2025 tercatat senilai Rp31,54 triliun atau tumbuh 7,08% (YoY). Sementara itu, jumlah pesertanya mencapai 5,36 juta orang.
“Untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,47% [YoY] dengan nilai mencapai Rp397,83 triliun,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam konferensi pers daring RDK Oktober 2025, Jumat (7/11/2025).
#dplk #dana-pensiun #iuran-pensiun #pensiun-sukarela #pertumbuhan-iuran #proyeksi-iuran #ojk #makro-ekonomi #alokasi-dana #literasi-pensiun #partisipasi-korporasi #investasi-kompetitif #pertumbuhan-ase