WOM Finance (WOMF) Ungkap Segmen Kredit Motor Paling Cuan
WOM Finance fokus pada pembiayaan motor matic yang stabil, dengan pendapatan Rp1,62 triliun hingga September 2025. Penjualan motor nasional naik 4,09% pada Oktober.
(Bisnis.Com) 25/11/25 23:00 50322
Bisnis.com, JAKARTA — Pembiayaan sepeda motor masih menjadi penopang utama portofolio PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) atau WOM Finance. Perseroan melihat tren bisnis ke depan tetap stabil seiring minat konsumen terhadap pembiayaan kendaraan roda dua, terutama untuk kebutuhan mobilitas harian.
Direktur Keuangan WOM Finance, Cincin Lisa Hadi, menyampaikan bahwa motor matic tetap mendominasi pembiayaan perusahaan. “Seperti motor jenis matic, karena dianggap lebih praktis dan efisien. Hingga saat ini, kami belum melihat perubahan preferensi yang signifikan dari konsumen, motor untuk kebutuhan sehari-hari masih menjadi pilihan utama di sebagian besar wilayah operasional kami,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Ia menambahkan bahwa pola pemilihan tenor cicilan juga belum menunjukkan perubahan berarti. “Pola pemilihan tenor oleh konsumen cenderung bervariasi dan bergantung pada kebutuhan serta kemampuan masing-masing, sehingga secara keseluruhan tren-nya masih terlihat stabil dari bulan ke bulan.”
Untuk menjaga pertumbuhan, WOM Finance memperkuat kerja sama dengan dealer dan agen pemegang merek serta meningkatkan efisiensi proses melalui kanal digital. Tantangan tetap muncul dari daya beli masyarakat yang selektif dan dinamika harga pasar. Namun, perseroan menilai kualitas pertumbuhan dapat dijaga melalui pengelolaan risiko dan layanan yang tetap kompetitif.
Rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) disebut masih terkendali. “Perusahaan dalam hal ini secara konsisten mengelola aset pembiayaan sesuai dengan prosedur perusahaan yang berlaku dengan mengedepankan proses inisiasi kredit yang baik, serta efektivitas proses penagihan. Hal ini merupakan salah satu strategi perusahaan agar menjaga NPF perusahaan tetap stabil,” kata Cincin.
Hingga September 2025, pendapatan WOM Finance tercatat Rp1,62 triliun atau tumbuh 0,62 persen year on year. Beban usaha meningkat hingga Rp1,48 triliun, atau naik 76,6 persen secara tahunan. Laba periode berjalan mencapai Rp103,4 miliar.
Di pasar nasional, penjualan sepeda motor pada Oktober 2025 mencapai 590.362 unit atau naik 4,09 persen month to month. Realisasi ini menjadi yang tertinggi secara bulanan sepanjang 2025. Menurut Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sekitar 60 persen penjualan dilakukan melalui kredit.
Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, mencatat penjualan masih didominasi scooter matic dengan kontribusi mendekati 95 persen, sementara penjualan motor listrik stagnan. “Kalau dari anggota kami penjualannya stagnan ya. Karena kan dari semester I itu kan belum ada subsidi dari pemerintah ya,” ujarnya.
#motor-matic #pembiayaan-sepeda-motor #wom-finance #kredit-motor #tenor-cicilan #scooter-matic #penjualan-motor #pasar-nasional #pembiayaan-kendaraan #non-performing-financing #pertumbuhan-wom-finance #n-a