Wall Street Lanjut Reli, Ditopang Sektor Teknologi dan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Wall Street Lanjut Reli, Ditopang Sektor Teknologi dan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Wall Street reli didorong sektor teknologi dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, dengan indeks utama naik signifikan pada 26 November 2025.

(Bisnis.Com) 27/11/25 05:53 51796

Bisnis.com, JAKARTA — Reli pada sektor teknologi dan spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember 2025 mendorong bursa saham Amerika Serikat kembali menguat pada perdagangan Rabu (26/11/2025) waktu setempat.

Melansir Reuters pada Kamis (27/11/2025), indeks Dow Jones Industrial Average naik 388,45 poin atau 0,82% ke 47.501,03. Indeks S&P 500 menguat 53,34 poin atau 0,79% ke 6.819,20, sedangkan Nasdaq Composite naik 198,98 poin atau 0,86% ke 23.224,17.

Dari 11 sektor utama dalam S&P 500, teknologi mencatat kenaikan persentase tertinggi, sementara sektor jasa komunikasi menjadi yang paling tertekan.

Ketiga indeks utama tersebut berada di jalur membukukan reli empat hari beruntun, setelah kekhawatiran mengenai valuasi tinggi saham teknologi yang sempat menekan pasar pekan lalu mulai mereda.

Sentimen positif itu kembali menguat setelah Nvidia melaporkan kinerja kuartalan yang solid bersama proyeksi yang optimistis, disusul oleh perkiraan pendapatan kuartal IV dari Dell Technologies yang melampaui konsensus pasar.

“Nvidia telah meredakan sejumlah kekhawatiran jangka pendek. Sejak itu, komentar dovish dari pejabat The Fed, terutama dari Gubernur The Fed New York, memberi sinyal potensi pemangkasan suku bunga bulan depan. Itu yang belakangan mendorong pasar,” kata managing partner di Keator Group, Matthew Keator.

Jajak pendapat Reuters menunjukkan analis memperkirakan S&P 500 akan naik sekitar 12% hingga akhir 2026, ditopang oleh ekonomi yang tetap kuat, kinerja sektor teknologi yang solid, dan kebijakan The Fed yang lebih akomodatif.

Rilis Beige Book The Fed yang merangkum kondisi ekonomi di berbagai distrik tidak banyak memengaruhi ekspektasi pemangkasan suku bunga.

Berdasarkan CME FedWatch, pasar kini mematok probabilitas 84,9% bahwa bank sentral akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dalam pertemuan kebijakan Desember 2025.

Saham maskapai terbang tinggi pada hari yang secara tradisional menjadi puncak musim perjalanan di AS. Indeks S&P 1500 Airlines melonjak 3,4%.

Volume perjalanan udara sering dianggap sebagai indikator kesehatan konsumen—sebuah sinyal positif menjelang musim belanja akhir tahun yang dimulai pada Thanksgiving, dilanjutkan Black Friday dan Cyber Monday.

Periode tersebut krusial bagi peritel AS yang harus menarik pembeli sambil menghadapi margin yang tertekan tarif impor serta gelombang PHK korporasi.

Meski demikian, sekalipun penjualan liburan 2025 diproyeksikan untuk pertama kalinya menembus US$1 triliun, proyeksi dari peritel diskon seperti Walmart dan Target justru bervariasi.

Data ekonomi menunjukkan pesanan core capital goods pada September 2025 melampaui ekspektasi. Walaupun laporan Departemen Perdagangan tersebut tertunda akibat penutupan pemerintahan, data ini mengindikasikan belanja modal perusahaan lebih kuat dari perkiraan ekonom.

Di sisi lain, klaim awal tunjangan pengangguran tercatat di bawah konsensus, tetapi klaim lanjutan masih berada pada tren naik, memperkuat survei terbaru yang menunjukkan persepsi konsumen terhadap pasar tenaga kerja terus memburuk.

#wall-street-reli #sektor-teknologi #pemangkasan-suku-bunga #bursa-saham-amerika #bursa-saham-as #bursa-amerika #indeks-dow-jones #s-amp-p-500 #nasdaq-composite #nvidia-kinerja #the-fed-kebijakan #ekon

https://market.bisnis.com/read/20251127/7/1932035/wall-street-lanjut-reli-ditopang-sektor-teknologi-dan-ekspektasi-pemangkasan-suku-bunga