Bukan Hanya Soal Kemudahan, Ini Pentingnya Keamanan Berlapis di Era Transaksi Digital

Bukan Hanya Soal Kemudahan, Ini Pentingnya Keamanan Berlapis di Era Transaksi Digital

Transaksi digital mudah, tapi ancaman siber meningkat 25 persen. Lindungi aset Anda dengan cara ini

(Kompas.com) 28/11/25 17:21 54038

KOMPAS.com - Transaksi digital kini bisa dilakukan semudah memencet remot dalam genggaman. Satu ketukan jari mampu melunasi tagihan, mengirim bantuan untuk keluarga, atau membayar segalanya dari secangkir kopi hingga tiket perjalanan.

Namun, seperti dua sisi mata uang, kemudahan tersebut juga membawa ancaman yang terus berevolusi. Sebut saja, phishing yang makin sulit dibedakan, rekayasa sosial yang memanipulasi psikologi, serta tautan palsu yang menyerupai halaman resmi.

Satu klik pada tautan yang keliru atau satu momen lalai saat membagikan data pribadi bisa membuka akses bagi pihak tak bertanggung jawab ke akun keuangan digital Anda.

Konsekuensinya tidak hanya kerugian materi, tetapi juga hilangnya rasa aman dan rusaknya kepercayaan terhadap teknologi yang selama ini diandalkan banyak orang.

Bank Indonesia (BI) mencatat, jumlah ancaman siber di Indonesia mencapai lebih dari 370 juta serangan sepanjang 2024. Jumlah itu meningkat sekitar 25 persen ketimbang tahun sebelumnya.

Atas dasar tersebut, kemudahan transaksi saja tidak cukup di era transaksi digital. Setiap pengguna harus mendapatkan jaminan untuk dapat bertransaksi dengan aman dan tenang.

Untuk menjamin keamanan pengguna, ini pentingnya keamanan berlapis di era transaksi digital.

1. Perlindungan ganda dari akses tidak sah

Sistem keamanan dompet digital harus bisa memastikan bahwa hanya pemilik akun sah yang memiliki kewenangan penuh untuk mengakses dan menggunakan dana dalam platform itu.

Karena itu, penerapan autentikasi ganda atau multi-factor authentication (MFA) sebagai lapisan pertahanan pertama menjadi tidak terhindarkan.

Seperti diketahui, MFA menggabungkan berbagai teknologi pengaman yang canggih, seperti penggunaan kombinasi kode personal rahasia (PIN) serta biometrik, seperti pemindaian wajah (face ID) atau sidik jari (fingerprint).

Selain saat login, pengguna dianjurkan mengaktifkan MFA saat bertransaksi, mengubah data sensitif, atau mengakses fitur keuangan krusial.

Pasalnya, jika PIN atau kata sandi berhasil dicuri, lapisan biometrik tambahan tetap menjadi tembok kokoh yang menghalangi akses pihak tak bertanggung jawab.

2. Deteksi cepat aktivitas mencurigakan

Sistem monitoring canggih bekerja 24/7 untuk menganalisis pola transaksi dan mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Platform tepercaya biasanya dilengkapi sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (machine learning) yang memantau dan menganalisis pola transaksi pengguna secara terus-menerus.

Sistem tersebut mampu mendeteksi setiap anomali atau aktivitas mencurigakan yang menyimpang drastis dari pola transaksi normal pengguna. Misalnya, upaya login dari lokasi geografis yang tidak biasa, transaksi dengan nominal yang tiba-tiba sangat besar, serta pengulangan transaksi yang gagal secara berturut-turut.

3. Transaksi lebih tenang

Sistem keamanan dompet digital harus bisa melindungi pengguna secara konsisten di berbagai saluran dan skenario transaksi.

Dengan demikian, pengguna dapat merasa aman untuk melakukan pembayaran, transfer, atau pembelian online dari mana pun.

Hal tersebut hanya bisa dicapai jika seluruh komunikasi data transaksi dilindungi enkripsi standar tertinggi (end-to-end encryption). Enkripsi tersebut harus bisa memastikan data yang dikirim tidak dapat dibaca pihak ketiga.

4. Privasi data tetap terlindungi

Integritas dompet digital sangat bergantung pada komitmennya untuk melindungi data pribadi dan finansial pengguna. Platform wajib memegang teguh prinsip privasi data, mematuhi regulasi yang berlaku, dan memastikan semua data diolah dan disimpan sesuai dengan standar enkripsi global yang paling mutakhir.

Ini bukan sekadar kepatuhan, melainkan janji fundamental. Informasi sensitif, seperti data identitas (KTP) dan catatan transaksi, harus diamankan sedemikian rupa sehingga tidak disalahgunakan, dijual, atau jatuh ke tangan pihak ketiga tanpa persetujuan pemilik data. Kredibilitas platform di mata publik diukur dari seberapa ketat mereka menjaga benteng privasi ini.

5. Fitur anti-penipuan

Platform dompet digital yang mumpuni biasanya memiliki berbagai fitur yang melindungi pengguna dari potensi penipuan digital.

Sebagai gambaran, platform dompet digital, DANA, memberikan Jaminan Anti Penipuan. Aplikasi DANA memiliki fitur Scam Checker atau Cek Risiko Penipuan di menu DANA Protection. Fitur ini memungkinkan pengguna DANA untuk memeriksa nomor telepon, link, akun sosial media mencurigakan yang mengatasnamakan DANA.

DOK. DANA. Jaminan Anti Penipuan dari DANA.

Hasil pencarian dari fitur tersebut sudah terintegrasi dengan layanan dari Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi). Jika terbukti penipu, pengguna bisa membuat laporan secara langsung dari fitur tersebut.

Dengan demikian, fitur Scam Checker memiliki berbagai manfaat untuk para pengguna DANA, seperti mendeteksi potensi penipuan jika ada oknum yang menyalahgunakan nama DANA, meningkatkan kewaspadaan digital, melindungi data pribadi, memberikan rasa aman, dan mendapatkan edukasi seputar modus penipuan digital.

Berikut adalah cara mengecek nomor, link, atau akun sosial media mencurigakan lewat fitur Scam Checker di DANA.

Pertama, unduh aplikasi DANA resmi dari Google Play Store atau App Store. Setelah itu, login menggunakan akun yang valid dan aktif. Untuk meningkatkan keamanan, jangan lupa mengaktifkan PIN transaksi dan verifikasi dua langkah.

Kedua, buka menu DANA Protection yang berfungsi sebagai pusat pengaturan keamanan akun Anda setelah login. Di sana, pengguna bisa menemukan berbagai fitur penting, termasuk Scam Checker.

Ketiga, pilih fitur Scam Checker pada menu DANA Protection untuk memeriksa nomor telepon, link, atau akun sosial media yang mengatasnamakan DANA. Setelah itu, masukkan yang ingin diverifikasi. Selanjutnya, sistem akan segera memberikan informasi apakah nomor, link, atau akun tersebut sah dan terkait dengan DANA.

Dengan cara tersebut, kamu bisa langsung mengetahui apakah pihak yang menghubungi berasal dari DANA atau tidak. Yuk, mulai sekarang bertransaksi pakai DANA agar bisa lebih aman!

#phishing #keamanan-siber #dompet-digital #keamanan-digital #transaksi-digital #rekayasa-sosial #dana-protection #scam-checker

https://money.kompas.com/read/2025/11/28/172105026/bukan-hanya-soal-kemudahan-ini-pentingnya-keamanan-berlapis-di-era-transaksi