Jelang Nataru, KAI Daop 4 Angkut 770 Ton Barang Setiap Hari
KAI Daop 4 Semarang siap angkut 770 ton barang per hari jelang Nataru, dukung logistik dengan 25 KA barang, kurangi kemacetan, dan pastikan suplai industri lancar.
(Bisnis.Com) 01/12/25 15:04 56626
Bisnis.com, SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 4 memastikan kesiapannya untuk memenuhi kebutuhan angkutan barang selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hingga saat ini, 25 perjalanan KA barang dengan volume sekitar 770 ton per hari telah rutin beroperasi di Daop 4.
"Angka tersebut mencerminkan stabilitas layanan logistik kereta api dalam mendukung kebutuhan masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai sektor lain sepanjang tahun. Termasuk pada periode puncak libur panjang," jelas Franoto Wibowo, Manajer Hubungan Masyarakat KAI Daop 4 Semarang, dikutip Senin (1/12/2025).
Franoto menuturkan bahwa ada tiga jenis layanan angkutan barang yang ditawarkan KAI Daop 4. Ketiga layanan tersebut antara lain general cargo, Barang Hantaran Potongan (BHP), serta petikemas.
"General cargo dan layanan BHP digunakan untuk pengiriman barang satuan melalui kereta bagasi, dan banyak dimanfaatkan untuk pengiriman paket umum, motor, produk UMKM, bahkan hewan. General cargo dan layanan BHP digunakan untuk pengiriman barang satuan melalui kereta bagasi, dan banyak dimanfaatkan untuk pengiriman paket umum, motor, produk UMKM, bahkan hewan," jelas Franoto. Sementara itu, angkutan petikemas biasa digunakan untuk kebutuhan industri yang melakukan pengiriman barang menggunakan kontainer berstandar ISO dan diangkut menggunakan gerbong platform atau flat wagon.
Tak hanya melayani angkutan barang, KAI Daop 4 Semarang juga menjadi lokasi penurunan sejumlah komoditas penting seperti semen dan Bahan Bakar Minyak (BBM). "Meski Daop 4 tidak menangani proses pemuatan untuk komoditas ini, peran sebagai titik penurunan memastikan suplai tetap mengalir ke berbagai kawasan industri, proyek pembangunan, hingga fasilitas komersial dan masyarakat umum di Jawa Tengah," kata Franoto.
Franoto menyebut bahwa kesiapan KAI Daop 4 untuk memenuhi kebutuhan angkutan barang selama periode Nataru diharapkan dapat menjamin stabilitas serta kelancaran rantai pasok industri. Penggunaan moda transportasi kereta api untuk kebutuhan angkutan barang juga ikut mengurangi penumpukan truk di jalan raya sehingga meminimalkan kemacetan di periode Hari Raya.
"Kemacetan distribusi dapat diminimalkan dan pengiriman tetap dapat dilakukan tepat waktu tanpa bergantung pada kondisi lalu lintas," jelas Franoto.
Sebelumnya, KAI Daop 4 Semarang telah menyiagakan 215 unit sarana yang terdiri dari 17 lokomotif, 158 kereta penumpang, serta 40 gerbong barang untuk menyambut Nataru. Seluruh sarana telah menjalani serangkaian pemeriksaan, perawatan, dan peningkatan kualitas untuk mendukung kelancaran operasional angkutan penumpang ataupun gerbong barang untuk pengangkutan batu kricak, alat material untuk siaga (AMUS) serta keperluan lainnya.
Pada 11-14 November 2025, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang juga telah melakukan pemeriksaan kelaikan operasi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan komponen seperti sistem rem, bogie, roda, suspensi, sistem kelistrikan, serta peralatan keselamatan dapat berjalan dengan layak.
Selain rampcheck, Franoto dalam siaran persnya menjelaskan bahwa perawatan berkala juga terus dilakukan secara rutin melalui pemeriksaan bulanan, triwulanan, hingga pemeriksaan semesteran. Perawatan tersebut mencakup pengecekan fungsi mekanik, elektrikal, hingga fasilitas pelayanan yang harus selalu siap pakai.
#kereta-api-barang #kai-daop-4 #angkutan-barang-kereta #logistik-kereta-api #pengiriman-barang-kereta #general-cargo-kereta #layanan-bhp-kereta #petikemas-kereta-api #distribusi-kereta-api #rantai-paso