Media Asing Asal Amerika, Qatar, dan Singapura Soroti Bencana Sumatra

Media Asing Asal Amerika, Qatar, dan Singapura Soroti Bencana Sumatra

Media internasional dari AS, Qatar, dan Singapura menyoroti bencana di Sumatra akibat hujan monsun dan Siklon Tropis Senyar, menewaskan 502 orang dan menyebabkan ribuan lainnya mengungsi. Infrastruktu

(Bisnis.Com) 01/12/25 20:30 57136

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah media internasional asal Singapura, Amerika Serikat, dan Qatar menyoroti peristiwa bencana alam yang terjadi di sebagian Pulau Sumatra.

Bencana Sumatra dipicu oleh hujan monsun ekstrem dan Siklon Tropis Senyar. Dikutip dari Channel News Asia (CNA), Senin (1/12/2025), menyebutkan sedikitnya 502 orang meninggal dunia dan sekitar 500 orang lainnya masih hilang.

CNA menyebutkan bahwa tingginya korban jiwa di bencana Sumatra ini menimbulkan trauma mendalam, khususnya bagi penduduk di Aceh. Sebab, Aceh pernah mengalami bencana nasional Tsunami pada 2004.

Media Singapura ini juga menyoroti dampak bencana alam yang cukup parah dan terputusnya akses vital. Kondisi ini menyebabkan terhalangnya evakuasi bagi korban.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyebut situasi ini seperti tsunami kedua. Dia masih mengingat bahwa warga Aceh pernah mengalami tsunami 2004 yang menewaskan lebih dari 170.000 orang di provinsi tersebut.

Sementara itu, media Qatar, Al Jazeera, menayangkan rekaman drone yang memperlihatkan kerusakan masif di sejumlah wilayah Sumatra. Dalam laporan video yang dirilis Minggu (1/12/2025), Al Jazeera menggambarkan area pemukiman yang luluh lantak, rumah-rumah tersapu banjir, serta ribuan warga yang masih berada di pengungsian.

Al Jazeera mencatat ratusan orang tewas dalam banjir dan longsor yang meluas di berbagai provinsi, dengan ratusan lainnya belum ditemukan. Infrastruktur vital seperti jembatan, jalan raya, dan jaringan listrik disebut runtuh atau tidak berfungsi.

Di sisi lain, media dari Inggris, The Independent menilai bahwa akses jalan serta minimnya alat berat menyebabkan terhambatnya proses penyelamatan. Media ini menyoroti 3.200 lebih rumah terendam, sekitar 3.000 keluarga mengungsi, ribuan hektar sawah dan fasilitas publik rusak,serta akses ke 12 kota/kabupaten terputus akibat tanah longsor dan jembatan hanyut.

Tak ketinggalan, media asal Amerika Serikat, The New York Times (NYT) juga menurunkan laporan pada Minggu (30/11/2025) berjudul “Deadly Floods in Indonesia Leave Hundreds Missing.”

NYT menyoroti bahwa hampir 300 ribu warga telah dievakuasi, penyelamatan dilakukan menggunakan helikopter karena banyak wilayah tidak dapat diakses dan hujan diperkirakan masih akan berlanjut. NYT juga menempatkan bencana Indonesia dalam konteks kawasan Asia Tenggara yang tengah mengalami curah hujan ekstrem.

Selain kerusakan fisik, media asing pun menyoroti dampak psikologis yang signifikan serta insiden penjarahan di sejumlah daerah, termasuk sebuah gerai ritel di Sibolga, Sumatra Utara. Pihak perusahaan mengatakan bahwa akses bantuan sulit masuk sehingga warga tidak mengetahui kapan bantuan resmi akan tiba. (Angela Merici Andriani Uto Keraf)

#bencana-sumatra #bencana-alam-sumatra #hujan-monsun-ekstrem #siklon-tropis-senyar #korban-jiwa-sumatra #tsunami-aceh-2004 #evakuasi-korban-sumatra #kerusakan-masif-sumatra #banjir-dan-longsor-sumatra #n-a

https://kabar24.bisnis.com/read/20251201/19/1933303/media-asing-asal-amerika-qatar-dan-singapura-soroti-bencana-sumatra