Warga North Carolina AS Pasang Atap Super dengan Asuransi, Cegah Rumah Terdampak Bencana
Penduduk North Carolina, AS, memasang "atap super" yang diasuransikan untuk mengurangi risiko badai. Program ini didukung obligasi bencana senilai US$600 juta.
(Bisnis.Com) 02/12/25 14:34 58001
Bisnis.com, JAKARTA — Krisis iklim meningkatkan frekuensi dan skala bencana alam di berbagai belahan bumi, seperti banjir Sumatra yang terjadi sejak pekan lalu. Kondisi itu membuat masyarakat mencari upaya mitigasi, salah satunya dengan memasang \'atap super\' di rumahnya, yang turut diasuransikan.
Negara bagian North Carolina, Amerika Serikat (AS) meluncurkan obligasi bencana alias catastrophe bond senilai US$600 juta yang diberikan kepada pemilik rumah dan asuransi mereka karena memasang atap super. Seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (2/12/2025), atap super tahan angin itu menggunakan bahan-bahan seperti paku berulir yang dirancang untuk mencengkeram kuat, juga terdapat penyegelan ekstra untuk lapisan bawah dan tepi atap.
Negara Bagian Carolina membuat program itu sebagai respons atas keengganan pemerintah federal/pusat AS untuk memberi dana dalam menanggulangi dampak krisis iklim. Selain itu, perusahaan swasta juga menolak menanggung properti di sana karena risiko yang tinggi.
Wilayah di sepanjang pantai North Carolina memang sering dilanda badai. Oleh karena itu, banyak warga yang terpaksa membeli asuransi dari Asosiasi Penjaminan Asuransi North Carolina (NCIUA), sebuah asuransi bentukan negara bagian yang bertindak sebagai penanggung opsi terakhir (insurer of last resort) untuk properti di pesisir.
Seperti umumnya perusahaan asuransi, NCIUA harus membeli reasuransi sebagai mitigasi risiko agar dapat membayar nasabah jika terjadi peristiwa besar yang menyebabkan kerusakan melebihi dana yang mereka simpan dari premi dan investasi.
Salah satu opsinya adalah dengan obligasi bencana, yang membayarkan jumlah tertentu jika kerusakan mencapai tingkat keparahan tertentu. Opsi tersebut menjadi populer karena obligasi ini jarang terpicu dan memberikan imbal hasil yang tinggi.
Pada awal 2025, NCIUA menawarkan investor sebuah obligasi bencana dengan dua fitur yang dikaitkan dengan pengurangan risiko kerusakan angin pada rumah-rumah dalam portofolio mereka.
Pertama, jika tidak ada kerugian besar yang terjadi setiap tahunnya, sebesar US$2 juta akan dikembalikan ke NCIUA dan dialokasikan secara khusus untuk mendorong pemilik rumah agar memasang atap super yang sangat tahan angin. Kedua, seiring bertambahnya orang yang memasang atap super, harga tahunan obligasi akan diatur ulang untuk mencerminkan perubahan paparan risiko tersebut.
Walau terlihat menjanjikan, ada sebuah hambatan besar, yaitu biayanya yang sekitar US$3.400 lebih mahal daripada atap standar dan spesifikasinya yang melebihi persyaratan kode bangunan. Maka, hanya sedikit pemilik rumah yang memasangnya.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, pada 2017, NCIUA mulai menawarkan penggantian atap super gratis kepada pemilik rumah yang membutuhkan atap baru setelah badai. NCIUA melakukan edukasi kepada konsumen dan kontraktor dan memperluas insentif, seperti menawarkan hibah sebesar US$6.000 untuk atap super selama penggantian atap rutin, walau biaya peningkatannya hanya sebagian kecil dari itu. Hibah tersebut kemudian dinaikkan menjadi US$10.000.
Program ini mulai populer sejak 2 tahun lalu. Hingga saat ini, lebih dari 20.574 rumah telah memiliki atap ini atau sedang dalam proses menambahkannya, dengan lebih dari 6.000 ditambahkan pada tahun ini.
Manfaat finansial dari program ini sudah dapat dirasakan. NCIUA menemukan bahwa rumah yang diperkuat memiliki klaim 60% lebih sedikit daripada rumah yang hanya mematuhi kode standar selama badai biasa, sementara dalam badai berkala besar terdapat 20% hingga 30% lebih sedikit klaim dengan tingkat keparahan yang lebih rendah.
NCIUA menghitung bahwa mereka akan mendapatkan kembali US$72 juta selama 10 tahun dari investasi atap tersebut. Hasil itu sebagian besar didapat dari penghematan pembelian reasuransi karena portofolio mereka akan tidak terlalu berisiko dan sebagian lain dari kerugian yang dapat dihindari setelah badai.
Program ini disebut revolusioner, walaupun sebenarnya secara finansial sederhana, oleh Shalini Vajjhala, pendiri dan direktur eksekutif PRE Collective, sebuah organisasi nirlaba dalam bidang iklim.
"Program North Carolina ini mengubah peta permainan," ujar Vajjhala.
Dia mengatakan bahwa program ini dapat menjadi model percontohan dalam menghubungkan pengelolaan risiko finansial dengan risiko fisik. Selain mengurangi risiko, Vajjhala setuju penanggung asuransi juga dapat memperoleh keuntungan.
Masih terdapat tantangan untuk mengimplementasikan program ini dalam bencana alam lain, salah satu alasannya karena banyaknya variasi dalam upaya pengurangan risiko dari bencana alam yang berbeda-beda. Meski begitu, Dave Jones, seorang profesor dari Universitas California, Berkeley dan perancang polis asuransi kebakaran hutan, mengatakan obligasi semacam itu tetap menarik bagi para penanggung asuransi opsi terakhir. (Laurensius Katon Kandela)
#atap-super #obligasi-bencana #north-carolina #perubahan-iklim #risiko-bencana #asuransi-rumah #mitigasi-risiko #klaim-asuransi #pengurangan-risiko #biaya-atap #hibah-atap #program-atap #penghematan-re