Percepat Pengentasan Kemiskinan, BP Taskin: Kita Tidak Bisa Lagi Bekerja Sendiri-sendiri

Percepat Pengentasan Kemiskinan, BP Taskin: Kita Tidak Bisa Lagi Bekerja Sendiri-sendiri

BP Taskin memperkuat kolaborasi lintas kementerian untuk percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia.

(Kompas.com) 12/12/25 14:10 70621

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) terus memperkuat peran koordinatifnya melalui kegiatan Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan yang digelar sebagai upaya strategis untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan nasional.

Agenda ini fokus menyatukan langkah lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam memastikan program-program penanggulangan kemiskinan berjalan terpadu dan efektif.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah mendorong perluasan akses masyarakat miskin terhadap pangan bergizi, pendidikan, kesehatan, dan dukungan ekonomi produktif.

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko mengatakan bahwa percepatan pengentasan kemiskinan membutuhkan desain kebijakan yang menyatu, bukan terpisah-pisah. “Kita tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri. Kemiskinan adalah persoalan kompleks, yang hanya bisa kita atasi melalui kekompakan nasional,” kata Budiman dalam keterangan tertulis, Jumat (12/12/2025).

Ia menambahkan, BP Taskin dibentuk dengan mandat khusus untuk memastikan seluruh program pemerintah bergerak dalam satu arah, terukur, dan berdampak langsung.

Tugas BP Taskin adalah memastikan bahwa intervensi pemerintah, baik dari pusat maupun daerah, saling terhubung, saling menguatkan, dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Budiman juga menyampaikan bahwa agenda ini bukan hanya koordinasi administratif, melainkan gerakan nasional yang melibatkan banyak pihak. “Kami ingin menunjukkan bahwa pengentasan kemiskinan bukan sekadar program, tetapi misi bangsa. Dengan bekerja bersama, kita bisa menciptakan perubahan nyata bagi keluarga-keluarga yang selama ini terjebak dalam kerentanan sosial dan ekonomi,” ujar Budiman.

Kegiatan sinergi ini melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, antara lain Kemenko PM, Kemenag, Kementan, KKP, Bappenas, Kemensos, Kemen UMKM, Kemenkes, BKKBN, Kemen ESDM, Kemenaker, Kemenhan, Kemenkop, BAZNAS, LAN, Perum Perhutani, BWI, dan YGSN.

Setiap instansi membawa program intervensi masing-masing, yang kemudian diselaraskan dalam satu platform kolaborasi nasional.

Beberapa program yang disalurkan dalam kegiatan ini mencakup reaktivasi PBI Non-Aktif, KIP Kuliah, PIP Madrasah, Inkubasi Wakaf Produktif, Prisma Umat, bantuan unggas dan benih pangan, bantuan benih ikan, program pangan bergizi, santunan bagi anak yatim dan lansia tunggal, hingga bantuan sosial berupa jamban, bedah rumah, dan subsidi listrik untuk keluarga miskin.

Selain itu, tersedia pula layanan cek kesehatan gratis, bantuan tablet pembelajaran, pelatihan vokasi, pemagangan, TNI Manunggal Masuk Desa, serta program Akademi Pengentasan Kemiskinan. "Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memenuhi agenda prioritas Presiden Prabowo yang menargetkan penurunan kemiskinan dari 8,47 persen pada 2025 menjadi 4,5 persen pada 2029. Target tersebut hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga secara konsisten setiap tahun," jelas dia.

Budiman menegaskan, BP Taskin akan terus mengawal integrasi kebijakan dari pusat hingga daerah. “Presiden telah memberikan target jelas. Kami akan pastikan semua program berjalan, terpantau, dan menghasilkan dampak. Pengentasan kemiskinan adalah jalan menuju Indonesia yang lebih makmur, dan sinergi ini adalah fondasinya,” ungkap dia.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Taskin Iwan Sumule menjelaskan bahwa program-program tersebut dirancang untuk menjangkau masyarakat secara langsung dengan pendekatan berbasis data. “Kami memastikan setiap intervensi benar-benar tepat sasaran, terutama bagi warga miskin dan rentan. Semua kementerian dan pemerintah daerah harus bergerak dalam ritme yang sama,” tutup dia.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

#pengentasan-kemiskinan #bp-taskin #kolaborasi-lintas-kementerian #program-intervensi

https://money.kompas.com/read/2025/12/12/141000326/percepat-pengentasan-kemiskinan-bp-taskin--kita-tidak-bisa-lagi-bekerja