James Riady Ungkap Peluang Indonesia Hadapi Kondisi Global di Tahun Depan

James Riady Ungkap Peluang Indonesia Hadapi Kondisi Global di Tahun Depan

James Riady menilai Indonesia masih memiliki peluang untuk terus tumbuh di tengah kondisi dunia yang semakin terfragmentasi pada tahun depan.

(Kompas.com) 12/12/25 20:36 71202

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Koordinator Kadin Indonesia Bidang Luar Negeri James Riady menilai Indonesia masih memiliki peluang untuk terus tumbuh di tengah kondisi dunia yang semakin terfragmentasi pada tahun depan.

James menilai bahwa kondisi global pada 2026 akan menjadi salah satu yang paling tidak terduga dengan kompetisi antar negara yang semakin tajam, pergeseran aliansi global, dan konflik regional yang berpotensi meluas.

Namun di balik ketidakpastian itu, kata James, Indonesia memiliki modal penting yang tidak dimiliki banyak negara lain.

Kompas.com/Aisyah Sekar Ayu Maharani Chairman Lippo Group James Riady saat ditemui di Wisma Mandiri, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025).

Indonesia memasuki tahun 2026 dengan modal yang cukup, mulai dari inflasi yang terkendali, disiplin fiskal yang terjaga, konsumsi domestik yang kuat, komposisi demografi yang didominasi usia produktif, dan nilai tukar yang relatif tangguh dibanding banyak negara berkembang lain.

"Indonesia memasuki tahun 2026 tidak dengan tangan kosong," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (12/12/2025).

CEO Lippo Group itu mengatakan, Indonesia memiliki posisi yang unik dan kuat diabnding banyak negara lain.

Pertama, transisi politik dari pemerintahan Kabinet Indonesia Maju ke Kabinet Merah Putih berjalan stabil. Hal ini menjadi nilai plus Indonesia di mata investor asing.

Kedua, dengan inflasi yang terkendali, disiplin fiskal terjaga, konsumsi domestik kuat, komposisi demografi yang didominasi usia produktif, hingga nilai tukar yang tangguh menunjukkan fundamental ekonomi Indonesia solid.

Ketiga, Indonesia tengah gencar membangun infrastruktur mulai dari pelabuhan, jalan, kawasan industri, energi, logistik, hingga ibu kota baru untuk meningkatkan daya saing.

canva.com Ilustrasi ekonomi.
Keempat, fokus Presiden Prabowo Subianto pada ketahanan pangan, hilirisasi, kesehatan, pertahanan, dan pembangunan jembatan-seribu-jembatan memberikan arah nasional yang jelas.

Kelima, Indonesia memiliki kombinasi langka, yakni stabilitas politik, kekuatan demografi, sumber daya alam, percepatan digital, dan basis manufaktur yang terus tumbuh. Dalam dunia yang terfragmentasi, Indonesia justru semakin menarik.

"Kita harus realistis, namun tetap optimistis memasuki tahun 2026. Kita harus jujur, 2026 tidak akan menjadi tahun yang mudah bagi ekonomi global. Akan ada badai dan sebagian sudah terlihat, sebagian masih muncul di balik horizon. Namun, Indonesia tidak memasuki tahun itu dengan tangan kosong. Indonesia memasuki tahun 2026 dengan modal yang cukup," tuturnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

#ekonomi-indonesia #james-riady #investor-asing #bonus-demografi

https://money.kompas.com/read/2025/12/12/203624326/james-riady-ungkap-peluang-indonesia-hadapi-kondisi-global-di-tahun-depan