Kinerja Laba BCA (BBCA) jelang Rilis Lapkeu Kuartal III/2025
BCA catat laba bersih Rp39,05 triliun per Agustus 2025, naik 8,52% YoY. Pendapatan bunga bersih Rp53,11 triliun, kredit tumbuh 9,28% YoY. Rilis lapkeu Q3/2025 pada 20 Oktober.
(Bisnis.Com) 19/10/25 13:53 8662
Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) telah merilis laporan keuangan bulanan pada Agustus 2025. Raihan laba BBCA pada bulan kedelapan tahun ini masih melanjutkan tren positif.
Berdasarkan laporan keuangan bulanan, BBCA membukukan laba bersih sebesar Rp39,05 triliun. Angka itu naik 8,52% secara tahunan (year on year/YoY) dibanding Agustus 2024 yang mencapai Rp50,54 triliun
Bank swasta terbesar di Indonesia itu mencatatkan pendapatan bunga bersih sebesar Rp53,11 triliun, tumbuh 5,08% YoY dibandingkan Agustus 2024 yang tercatat sebesar Rp50,54 triliun.
Pendapatan bunga bersih itu ditopang oleh pendapatan bunga BBCA yang mencapai Rp61,38 triliun, tumbuh 5,34% YoY dibanding periode yang sama tahun lalu Rp58,27 triliun. Pada saat yang sama, beban bunga perseroan tumbuh 6,98% YoY menjadi Rp8,26 triliun pada Agustus 2025.
Beban operasional lainnya dilaporkan menyusut dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Agustus 2025, laporan keuangan bulanan BBCA menunjukkan beban operasional lainnya mencapai Rp5,05 triliun, turun signifikan 17,97% YoY dibanding Rp6,16 triliun pada Agustus 2024.
Kendati menyusut, beberapa komponen beban operasional meningkat, diantaranya beban promosi naik 3,90% YoY menjadi Rp680,28 miliar, beban tenaga kerja naik 1,42% YoY menjadi Rp10,72 triliun, dan beban lainnya meningkat 2,66% YoY menjadi Rp9,24 triliun pada Agustus 2025.
BBCA juga mencatatkan peningkatan beban kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment). Dalam laporan keuangan bulanan, impairment BBCA meningkat 106,79% YoY, dari Rp1,28 triliun menjadi Rp2,66 triliun pada Agustus 2025.
Dari sisi intermediasi, BBCA mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 9,28% YoY menjadi Rp920,87 triliun pada Agustus 2025. Pada saat yang sama, dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp1.160,13 triliun, tumbuh 5,25% YoY dibanding periode yang sama tahun lalu Rp1.102,28 triliun.
Laporan keuangan BMRI menunjukkan, simpanan dana murah (CASA) meningkat 7,21% YoY menjadi Rp969,29 triliun, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp904,13 triliun.
Sementara, simpanan deposito bank milik Djarum Group itu terpantau menyusut 3,69% YoY menjadi Rp190,83 triliun, dari Agustus 2024 yang tercatat sebesar Rp198,14 triliun.
Adapun, BCA dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal III/2025 pada Senin (20/10/2025). Dalam undangan yang diterima Bisnis, paparan kinerja kuartal III/2025 BCA akan dihadiri oleh Presiden Direktur BCA Hendra Lembong, jajaran direksi, serta jajaran komisaris BCA.
#bca-laba #bbca-kinerja #laporan-keuangan-bca #laba-bersih-bca #pendapatan-bunga-bca #beban-operasional-bca #kredit-bca #dana-pihak-ketiga-bca #simpanan-casa-bca #deposito-bca #laporan-kuartal-bca #bca