Bisnis.com, MEDAN – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumut menyebut gelombang pertama keberangkatan jemaah calon haji embarkasi Medan akan dimulai pada Rabu (22/4/2026).
Kepala Kanwil Kemenhaj Sumut Zulkifli Sitorus mengatakan rombongan jemaah calon haji asal Kota Binjai akan menjadi kelompok pertama yang berangkat ke Tanah Suci sehingga dijadwalkan masuk ke asrama haji Medan pada Selasa (21/4/2026) pagi pukul 06.00 WIB.
“Kloter [kelompok terbang] pertama dari Binjai. Dari catatan, jemaah yang akan berangkat sebanyak 360 orang kalau semuanya berangkat sehingga mulai besok pagi sudah harus masuk dan menginap di asrama haji Medan,” ujar Zulkifli, Senin (20/4/2026).
Dia mengatakan tahun ini jemaah calon haji asal Sumut terbagi menjadi 17 kloter, lebih sedikit dari tahun 2025 yang mencapai 24 kloter dengan total hampir 8.400 jemaah. Sedangkan di tahun 2026 total jemaah haji asal Sumut sekitar 5.913 orang.
Rombongan jemaah asal Binjai akan membuka keberangkatan jemaah embarkasi Medan pada musim haji 2026. Zulkifli menyebut rombongan akan berangkat dari asrama Haji Medan menuju Bandara Internasional Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang pada Selasa malam pukul 23.00 WIB dan diterbangkan menuju Bandara Jeddah pada Rabu dinihari pukul 03.00 WIB dengan maskapai Garuda.
Kanwil Kemenhaj Sumut menyatakan pihaknya telah mempersiapkan seluruh operasional untuk menyambut kedatangan calon jemaah haji di asrama haji Medan.
“InsyaAllah sudah siap semua termasuk kepanitiaannya. Tinggal menunggu jemaah kloter satu hadir ke asrama haji,” tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar meski di tengah dinamika geopolitik di Timur Tengah. Terlebih, ini juga merupakan tahun pertama penyelenggaraan ibadah haji di bawah Kementerian Haji dan Umrah.
“Dinamika geopolitik di Timur Tengah sempat berdampak pada fluktuasi harga maskapai. Tapi kami menjalankan prosesnya sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, bahwa penambahan biaya tidak boleh dibebankan kepada jemaah,” ujar Irfan saat pelantikan petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) secara daring, Jumat (17/4/2026).
Menhaj pun meminta kepada petugas embarkasi agar melayani jemaah sepenuh hati, serta memahami materi dan tanggung jawabnya terutama dalam menghadapi jemaah yang membutuhkan perhatian khusus seperti lansia.
“Jangan biarkan calon jamaah bingung oleh prosedur yang berbelit, informasi yang berbeda-beda, dan layanan yang lambat. Embarkasi harus menjadi tempat pertama bagi jemaah merasakan kehadiran negara,” jelasnya.