Bisnis.com, PALEMBANG — Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyiapkan total 2.080 kiloliter (KL) avtur selama periode keberangkatan jemaah haji melalui Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II.
Penerbangan haji Embarkasi Palembang dijadwalkan berlangsung mulai 22 April hingga 24 Juni 2026, dengan total 16 kelompok terbang (kloter). Selama periode tersebut, kebutuhan avtur menjadi faktor krusial guna memastikan kelancaran jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat pengangkut jemaah.
Area Manager Communication Relations & CSR Sumbagsel, Rusminto Wahyudi mengatakan pihaknya telah mengantisipasi lonjakan kebutuhan avtur dengan menyiapkan sistem distribusi yang andal dan terintegrasi.
“Pasokan avtur kami pastikan tetap aman melalui sistem distribusi terintegrasi hingga proses pengisian langsung ke pesawat (into-plane) di bandara. Hal ini untuk menjaga kelancaran operasional penerbangan haji di Embarkasi Palembang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (24/4/2026).
Dia menuturkan, untuk menunjang kelancaran suplai, penyaluran avtur dilakukan melalui fasilitas Aviation Fuel Terminal (AFT) SMB II yang dilengkapi dukungan infrastruktur memadai.
Selain itu, sebanyak tujuh unit mobil refueler disiagakan guna mempercepat proses pengisian bahan bakar pesawat selama periode puncak keberangkatan.
“Pertamina juga menerapkan pengelolaan logistik yang adaptif serta monitoring operasional secara berkala guna mengantisipasi potensi peningkatan konsumsi avtur, terutama pada fase padat penerbangan,” jelasnya.
Rusminto menambahkan, dukungan energi yang andal menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji, khususnya dalam menjamin mobilitas udara jemaah.
Dengan kesiapan pasokan ini, distribusi avtur diharapkan berjalan optimal sehingga operasional penerbangan haji dari Sumatra Selatan dapat berlangsung aman, tepat waktu, dan sesuai standar.
“Kami berkomitmen memberikan layanan energi terbaik sekaligus mendoakan seluruh jemaah haji agar diberikan kelancaran perjalanan, kesehatan selama beribadah, dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya.