Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU) menyetujui perubahan susunan manajemen, termasuk pengangkatan direksi dan komisaris baru serta pemberhentian salah satu direktur, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 15 Januari 2026.
Berdasarkan ringkasan risalah RUPSLB dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Andrian Meirawan Saputra dari jabatannya sebagai Direktur Bank Nobu.
Selain pemberhentian direksi, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Lee Joo Hwan sebagai Direktur Perseroan serta Patrick Nai-Chung Chang sebagai Komisaris Independen.
Pengangkatan Lee Joo Hwan berlaku efektif sejak ditutupnya rapat karena yang bersangkutan telah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Inovasi.
Sementara itu, pengangkatan Patrick Nai-Chung Chang sebagai Komisaris Independen akan efektif setelah yang bersangkutan lulus uji kemampuan dan kepatutan atau fit and proper test dan memperoleh persetujuan dari OJK .
Dalam agenda kedua RUPSLB, pemegang saham juga menyetujui pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) PT Bank Nationalnobu Tbk Tahun 2026.
Berikut susunan pengurus Bank Nobu terbaru:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Dongwook Kim
Komisaris Independen : Prof. Adrianus Mooy, MSc., PhD
Komisaris Independen : Dewi Pandamsari
Komisaris Independen : Tjindrasa Ng
Komisaris Independen : Patrick Nai-Chung Chang
Direksi
Direktur Utama : Suhaimin Djohan
Direktur : Januar Angkawidjaja
Direktur : Hendra Kurniawan
Direktur : Steve Marciano Joe
Direktur : Lee Joo Hwan
Pergantian jajaran pengurus ini seiring dengan Bank Nationalnobu yang sebelumnya mengumumkan telah terjadi pengambilalihan saham oleh Hanwha Life Insurance Co., Ltd. (Hanwha Life), salah satu perusahaan asuransi jiwa terbesar di Korea Selatan.
"Pengambilalihan ini dilakukan melalui pembelian sebanyak 2,99 miliar saham, yang mewakili sekitar 40% dari modal ditempatkan dan disetor Bank Nobu," tulis manajemen Bank Nobu dalam pengumuman yang diterbitkan surat kabar Harian Bisnis Indonesia, Selasa (1/7/2025).
Saham tersebut dibeli dari tujuh pemegang saham sebelumnya, yakni PT Putera Mulia Indonesia, PT Prima Cakrawala Sentosa, PT Star Pacific Tbk, PT Inti Anugerah Pratama, PT Ciptadana Capital, PT Lenox Pasifik Investama Tbk, dan PT Multipolar Tbk.