Bisnis.com, JAKARTA — Meta meluncurkan fitur belanja berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan konsumen melihat ringkasan ulasan pengguna secara otomatis. Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak transaksi pelanggan di platform e-commerce.
Inovasi yang diperkenalkan di konferensi Shoptalk 2026 ini dirancang untuk mentransformasi pengalaman berbelanja online pada platform Facebook dan Instagram melalui pemanfaatan AI generatif.
Nantinya, saat calon pembeli mengeklik iklan, sistem AI akan menyajikan informasi mendalam tanpa mengharuskan pengguna membaca ratusan ulasan manual.
Mekanisme ini merujuk pada teknologi serupa yang diperkenalkan Amazon pada 2023. Meta menggunakan AI untuk merangkum masukan pelanggan menjadi satu paragraf singkat yang mencakup poin-poin utama mengenai kelebihan serta kekurangan produk pada halaman pop-up.
Selain ringkasan ulasan, fitur ini menyediakan detail mengenai profil merek, rekomendasi produk terkait, hingga informasi diskon yang sedang berlangsung. Melansir dari AI Insider, Kamis (26/3/2026), Meta juga menyematkan tombol langsung untuk memasukkan barang ke keranjang belanja guna mempercepat proses transaksi.
Pembaruan ini didukung oleh alur pembayaran baru yang dikembangkan melalui kemitraan strategis bersama Stripe dan PayPal. Sistem tersebut memungkinkan konsumen menyelesaikan pembelian hanya dengan satu klik tanpa harus keluar dari ekosistem aplikasi Meta.
Pihak manajemen Meta menyatakan bahwa fleksibilitas pembayaran tetap berada di bawah kendali pengiklan. Pemilik bisnis dapat memilih mitra pembayaran tertentu untuk memenuhi pesanan, sementara pengguna mendapatkan pengalaman berbelanja yang mulus dan terintegrasi.
Meta mengonfirmasi sedang menggarap integrasi lebih lanjut dengan penyedia jasa keuangan Adyen dan platform e-commerce Shopify. Rencana ekspansi tersebut dijadwalkan akan digulirkan dalam waktu dekat guna memperluas jangkauan layanan pembayaran digital mereka.
Perusahaan juga memperluas program afiliasi bagi kreator konten untuk memperkuat ekosistem penemuan produk. Di wilayah Asia, Meta memperkokoh posisinya dengan menggandeng Shopee sebagai mitra afiliasi utama untuk platform Facebook dan Instagram.
Untuk pasar Amerika Serikat, daftar mitra afiliasi kini mencakup Amazon, eBay, dan Temu. Sementara itu, untuk wilayah Amerika Latin, perusahaan menjalin kerja sama dengan Mercado Libre guna mendukung pendapatan kreator melalui komisi penjualan.
Kreator Instagram Reels di 22 negara kini mendapatkan akses ke katalog produk dari berbagai bisnis secara langsung. Hal ini bertujuan memudahkan kreator dalam menemukan dan menyematkan produk yang relevan ke dalam konten video mereka secara odrganik.
Secara paralel, perusahaan meluncurkan inisiatif "Meta Small Business" untuk mendorong adopsi AI di kalangan pelaku usaha kecil. CEO Meta Mark Zuckerberg menegaskan bahwa usaha kecil merupakan pusat dari ekosistem perusahaan yang harus didukung teknologi mutakhir.
Kepemimpinan inisiatif strategis ini dipercayakan kepada Dina Powell McCormick dan Naomi Gleit. Fokus utama program ini adalah menyediakan akses alat berbasis AI yang lebih luas guna membantu pertumbuhan bisnis berskala menengah ke bawah.