Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) Hery Gunardi menegaskan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan pekerjaan rumah utama Indonesia untuk meningkatkan jumlah pengusaha.
Hery mengatakan, UMKM merupakan pintu gerbang bagi masyarakat untuk naik kelas menjadi pengusaha. Dia menuturkan, sebuah negara dapat dikategorikan sebagai negara maju jika komposisi UMKM-nya sudah lebih dari 4% dari populasi.
Meski demikian, dia menyebut saat ini rasio pengusaha Indonesia terhadap total populasi masih tergolong rendah. Dia mencontohkan, negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat yang memiliki rasio pengusaha di atas 10%-12% dari populasi.
“Indonesia mungkin sekarang masih di bawah 4% dari total penduduk. Ini memang PR kita semua, bagaimana membangun capability UMKM ini, membangun kemampuan para pengusaha” ujar Hery dalam acara Grand Launching UMKM BRI & SOGO - Wastra Nusantara di Jakarta pada Jumat (28/11/2025).
Menurutnya, kesenjangan tersebut yang harus dikejar Indonesia dengan memperkuat fondasi UMKM nasional.
Hery menuturkan, ada dua faktor utama yang perlu diperkuat untuk mendorong UMKM berkembang. Pertama, para pelaku UMKM perlu mendapat pendampingan yang jelas, sistematis, dan berkelanjutan agar dapat naik jelas (upscaling).
Kedua, akses pasar, baik domestik maupun internasional, Hery menuturkan, akses pasar harus terus dibuka agar sektor UMKM memiliki peluang memperluas jangkauan bisnis dan memperbesar skala usaha.
Salah satu bentuk upaya BBRI dalam memperkuat sektor UMKM adalah menyelenggarakan program kerja sama dengan pusat perbelanjaan SOGO, yakni UMKM BRI x SOGO - Wastra Nusantara.
Melalui kolaborasi tersebut, BRI memberikan ruang bagi UMKM terpilih untuk menghadirkan produknya secara langsung kepada konsumen ritel modern.
Sebanyak 26 UMKM unggulan telah lolos kurasi berdasarkan kualitas produk, kapasitas produksi, serta kesiapan untuk menjual produknya langsung kepada konsumen. Adapun, saat ini, seluruh peserta telah menampilkan produknya di gerai SOGO Central Park Jakarta.
CEO SOGO Indonesia Handaka Santosa mengatakan kolaborasi antara SOGO dan BRI merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pemasaran bagi pelaku UMKM nasional.
“SOGO dan BRI berkomitmen penuh mendukung program pemerintah untuk mendorong industri UMKM. Dengan inisiatif kerja sama antara SOGO dan BRI ini, UMKM dapat hadir memasuki department store dan kami yakin produk-produk dari UMKM ini mampu bersaing di pasar,” ujarnya.
Adapun, peserta program akan memperoleh dukungan promosi dari SOGO serta pemberdayaan lanjutan dari BRI. Inisiatif tersebut dirancang untuk mendorong penguatan daya saing usaha secara menyeluruh, dari sisi kualitas produk hingga strategi penjualan.
Hery menambahkan, kolaborasi dengan SOGO merupakan bagian dari upaya BBRI memperluas akses pasar bagi UMKM lokal unggulan. "BRI akan terus memperluas kemitraan sejenis untuk menciptakan lebih banyak peluang bagi pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia," pungkasnya.