Bisnis.com, JAKARTA — Pengembang properti LippoLand memperluas pasar hunian di Tangerang melalui peluncuran produk residensial terbaru Infinite Collection di kawasan Park Serpong.
Langkah ekspansi tersebut dilakukan seiring tingginya permintaan hunian di Tangerang Raya yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, ditopang pengembangan infrastruktur dan konektivitas kawasan.
Berdasarkan data Rumah123, pada awal 2026 Tangerang mencatat pangsa pencarian hunian sebesar 14,8%, melampaui Jakarta Selatan yang berada di level 12,4%.
CEO LippoLand David Iman Santosa mengatakan Infinite Collection hadir sebagai bagian dari strategi perseroan menghadirkan hunian modern dengan harga kompetitif bagi keluarga muda maupun investor properti.
“Park Serpong kami kembangkan sebagai kawasan hunian yang dinamis, inklusif, dan relevan bagi kebutuhan masyarakat urban saat ini. Melalui Infinite Collection, kami ingin menghadirkan produk hunian berkualitas dengan desain modern, fungsional, serta harga yang tetap terjangkau,” ujar David dalam keterangannya, Minggu (18/5/2026).
Produk terbaru tersebut berada di klaster Palisade North dengan konsep Designer Inspired Homes yang mengedepankan desain fasad modern, tata ruang efisien, serta pengalaman hunian yang lebih personal.
LippoLand menghadirkan enam varian produk dalam Infinite Collection, yakni Bronze Crafted Livin, Silver Crafted Livin, Urban Crafted Livin, TreeTops Crafted Livin, Gold Crafted Livin, dan GoldTops Crafted Livin.
Adapun, tipe hunian dipasarkan mulai dari tipe Bronze Crafted dengan luas tanah 25,5 meter persegi dan luas bangunan 25,3 meter persegi hingga tipe GoldTops Crafted dengan luas tanah 86,4 meter persegi dan luas bangunan 102,8 meter persegi.
Pada tahap awal pemasaran, perseroan menawarkan harga mulai Rp330 jutaan untuk tipe Bronze Crafted dan Rp996 jutaan untuk tipe GoldTops Crafted, di luar pajak pertambahan nilai (PPN).
Selain memperluas portofolio hunian, perseroan juga terus mengembangkan ekosistem kota mandiri di Park Serpong melalui penyediaan fasilitas pendidikan, kesehatan, lifestyle, area komersial, hingga akses transportasi.
Kawasan tersebut ditopang konektivitas melalui Tol Jakarta–Merak, Tol Serbaraja, rencana JORR 3, akses KRL melalui Stasiun Jatake dan Stasiun Cisauk, serta rencana pengembangan MRT fase 3 Cikarang–Balaraja.
Hingga saat ini, Park Serpong tercatat telah menjual lebih dari 12.000 unit hunian, sementara sekitar 5.800 unit rumah dan ruko telah diserahterimakan kepada konsumen.
David menambahkan, pengembangan kawasan dilakukan untuk memperkuat posisi Park Serpong sebagai salah satu destinasi hunian dan investasi di koridor barat Jabodetabek.
“Kami tidak hanya menghadirkan hunian, tetapi juga membangun ekosistem kota mandiri yang mendukung kebutuhan hidup masyarakat modern secara menyeluruh,” katanya.