Bisnis.com, JAKARTA - Eric Frederick Trump alias Eric Trump menjadi perbincangan hangat setelah namanya disebut Presiden RI Prabowo Subianto di sela-sela KTT Perdamaian Gaza.
Momen itu terekam ketika Prabowo berbincang dengan Presiden AS Donald Trump di podium KTT yang berlangsung di Mesir, Senin (13/10/2025). Keduanya tidak sadar bahwa micrpohone masih menyala sehingga perbincangan kedua pemimpin negara tersebut terdengar.
Dalam rekaman yang diunggah Reuters, dikutip Selasa, (14/10/2025) Prabowo bertanya: "Bisakah saya bertemu Eric?"
Kemudian Trump menjawab:"Saya akan meminta Eric menghubungi Anda. Boleh begitu? Dia anak yang baik. Saya akan suruh Eric menelepon.”
Prabowo mengajak Trump untuk menjadwalkan pertemuan di tempat terbaik. Meski begitu, belum ada tanggapan dari Gedung Putih maupun Istana Negara terkait tujuan pertemuan tersebut.
Profil Eric Trump
Eric Trump merupakan anak bungsu Donald Trump dengan Ivana. Dia lahir pada 6 Januari 1984.Diberitakan biography.com, Eric besar di New York City dan mengemban pendidikan di sekolah elit bernama Trinity Sechool hingga 1995. Setelah perceraian Donald Trump dengan Ivana, Eric dikirim ke Hill School di Pottstown, Pennsylvania tahun 1997.
Usai lulus SMA, dia mengemban kuliah di Georgetown University yang terletak di Washington DC. Debutnya di bidang konstruksi telah digeluti sejak menjadi mahasiswa dengan bekerja di proyek konstruksi milik ayahnya.
Setelah menempuh pendidikan di bidang keuangan dan manajemen, Eric bergabung dengan Trump Organization. Perusahaan yang bergerak dibidang real estate global. Perusahaan itu mengembangkan perhotelan mewah, golf, dan usaha berbasis blockchain.
Suami Lara Lea Yunaska itumenjabat sebagai Wakil Presiden Eksekutif The Trump Organization. Tak main-main, pada tahun 2012 Forbes menobatkan dirinya sebagai "30 under 30" terbaik di bidang real estate.
Meski begitu, Donald Trump dan Eric pernah terlibat masalah. Pada 2006, Donald Trump mendirikan Eric Trump Foundation, yayasan yang berfokus terhadap penggalangan dana bagi anak-anak yang sakit.
Uang donasi terkumpul hingga puluhan juta dolar untuk Rumah Sakit Penelitian anak St. Jude. Namun, dalam catatan pajak sejumlah besar uang amal digunakan membiayai acara-acara di lapangan golf milik keluarganya. Pada tahun 2016, penggalangan dana ditutup karena mendapatkan pertentangan dari publik.