Nikmati pengalaman private dining unik di Teras Rumah Pak Solihin, Jakarta Selatan, dengan hidangan premium dan interaksi langsung bersama koki dalam suasana hangat dan intim. [409] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Teras sebuah rumah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terlihat biasa dan tenang dari luar. Namun, saat malam datang, ruang itu bertransformasi menjadi tempat makan yang hangat dan intim.
Kesan itulah yang pertama dirasakan ketika menjajal pengalaman private dining di Senior Private. Pak Solihin, sang pemilik yang juga turun langsung sebagai koki, menyulap halaman depan rumahnya menjadi ruang berbagi kisah sekaligus tempat menikmati hidangan, menghadirkan atmosfer akrab seperti bertamu ke rumah kakek sendiri.
Pengalaman ini dirancang dalam durasi sekitar dua jam, dengan alur penyajian menu yang menarik. Kombinasi hidangan premium dan interaksi langsung dengan koki menghadirkan sensasi private dining yang personal sekaligus berbeda dari restoran konvensional lain.
Sajian makan malam dimulai dengan hidangan berupa apple soda. Perpaduan rasa manis dan sedikit asamnya terasa ringan di lidah, menjadi pembuka yang menyenangkan sebelum memasuki rangkaian menu berikutnya.
Tak lama kemudian, semangkuk cream soup hangat disajikan bersama garlic bread yang baru dipanggang. Teksturnya lembut dengan rasa gurih yang menenangkan, sementara roti bawang putih menghadirkan sensasi renyah yang melengkapi setiap suapan.
Memasuki hidangan utama, tamu akan disuguhi Rib Eye steak 200 gram disajikan dalam tingkat kematangan medium rare. Steak ini diolah dengan teknik sederhana, hanya diberi taburan garam, merica, dan sentuhan mustard.
Teknik tersebut membuat cita rasa alami daging tetap menonjol tanpa tertutup bumbu berlebih. Secara visual pun menggugah selera, dengan permukaan luar berwarna cokelat keemasan dan lapisan kerak tipis yang cantik, sementara bagian tengahnya masih berwarna merah muda hingga kemerahan.
Rumah makan Senior Private./Bisnis-Chelsea Venda
Secara tekstur, medium rare terasa empuk dan juicy karena kandungan cairan alami daging belum banyak hilang selama proses memasak. Saat dipotong, sari daging akan terlihat keluar perlahan, menciptakan sensasi lembut dan moist di setiap gigitan.
Steak ini dilengkapi side dish berupa brokoli, caesar salad, serta pilihan potato wedges atau fries yang melengkapi keseluruhan rasa.
Selama proses memasak dalam konsep open kitchen, Pak Solihin kerap berinteraksi langsung dengan tamu. Ia menjelaskan teknik yang digunakan sembari meracik hidangan, sehingga suasana makan terasa lebih dekat dan interaktif.
"Menu steak ini bergaya US. Paling cocok dimasak dengan tingkat kematangan medium rare," katanya.
Pengalaman bersantap pun diakhiri dengan makanan penutup berupa puding karamel legendaris. Teksturnya halus dengan siraman karamel yang legit, menjadi penyeimbang sempurna setelah rangkaian hidangan utama.
Namun, akan terlalu biasa jika puding karamel langsung dimakan. Di penghujung acara, Pak Solihin juga memperkenalkan cara berbeda menikmati puding karamel, yakni dipadukan dengan espresso. Perpaduan manisnya puding dan pahitnya kopi menciptakan rasa unik yang mengingatkan pada affogato versi lokal.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found
in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56