Bisnis.com, JAKARTA — PT Hotel Fitra International Tbk. (FITT) mengumumkan perkembangan terbaru terkait rencana pengambilalihan oleh PT Jinlong Resources Investment. Perseroan menyampaikan bahwa pihak Jinlong telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PPJB) dengan para pemegang saham FITT pada 9 Desember 2025.
Direktur Utama FITT Joni Rizal menjelaskan bahwa perseroan telah menerima pemberitahuan resmi melalui surat yang disampaikan Jinlong pada 11 Desember 2025. Surat tersebut melaporkan bahwa Jinlong telah menandatangani PPJB untuk mengambil alih saham milik PT Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto, dan Richard Suwandi Lie.
“Bersama ini kami informasikan bahwa PT Jinlong Resources Investment telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat PT Hotel Fitra International Tbk dengan PT Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto, dan Richard Suwandi Lie pada tanggal 9 Desember 2025," kata Joni di keterbukaan informasi, Kamis (11/12/2025).
Joni menambahkan bahwa pengumuman perkembangan negosiasi rencana akuisisi tersebut juga telah dipublikasikan oleh Jinlong Resources Investment di surat kabar nasional pada Kamis, 11 Desember 2025. Menurut dia, proses ini dilakukan sesuai ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.
“Penyelesaian rencana pengambilalihan akan tunduk pada pemenuhan persyaratan pendahuluan sebagaimana diatur dalam perjanjian, serta kesiapan administratif dari para pihak,” ungkapnya.
Perseroan menegaskan bahwa seluruh proses akan berjalan berdasarkan regulasi yang berlaku, termasuk ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 9/POJK.04/2018 mengenai pengambilalihan perusahaan terbuka.
Apabila seluruh persyaratan terpenuhi dan transaksi rampung, maka aksi korporasi ini akan menghasilkan perubahan pengendalian atas FITT sebagaimana diatur dalam regulasi OJK tersebut.
Sebelumnya, PT Jinlong Resources Investment dilaporkan bakal mengakuisisi 48,07% saham PT Hotel Fitra International Tbk. (FITT) yang berpotensi menjadi pengendali baru emiten perhotelan itu.
Joni Rizal, Direktur Utama Hotel Fitra International menyampaikan bahwa perseroan telah menerima surat dari PT Jinlong Resources Investment pada 12 September 2025. Surat itu mencantumkan pengumuman negosiasi sehubungan dengan rencana akuisisi saham perseroan.
"PT Jinlong Resources Investment berencana untuk mengambil alih saham PT Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto, dan Richard Suwandi Lie sebanyak 627 juta saham atau mewakili 48,07% dari keseluruhan modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh perseroan," jelasnya dalam keterbukaan informasi, Jumat (12/9/2025).
Sebagai informasi, PT Jinlong Resources Investment berkantor di Noble House, Kuningan, Jakarta. Perusahaan tersebut menjalankan kegiatan aktivitas perusahaan holding.
Setelah transaksi tersebut dirampungkan, PT Jinlong Resources Investment akan menjadi pengendali baru FITT. Pada tanggal pengumuman negosiasi ini, Jinlong Resources tidak memiliki saham FITT, baik langsung maupun tidak langsung.
Adapun, rencana akuisisi tersebut akan tunduk pada hasil uji tuntas yang dilakukan oleh Jinlong Resources dan akan dilaksanakan dalam hal para pihak telah mencapai kesepakatan final tentang seluruh hal terkait aspek usaha, komersial, finansial, pajak dan legal, serta telah dipenuhinya seluruh syarat-syarat pendahuluan dan ketentuan-ketentuan material sebagaimana akan diatur dalam suatu perjanjian jual beli bersyarat yang akan ditandatangani oleh para pihak.
Sebagai calon pengendali baru FITT, Jinlong Resources mengungkap rencana pelaksanaan penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan POJK No. 9/2018. Aksi korporasi itu akan dilakukan apabila transaksi akuisisi sudah selesai.
______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.